Berita

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba dan Presiden AS Donald Trump/Kolase

Dunia

Jepang Incar Kesepakatan Dagang di Hari Ulang Tahun Trump

SELASA, 03 JUNI 2025 | 10:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, berencana melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS) untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump sebelum pertemuan puncak negara-negara G7, untuk membahas dan menegosiasikan kerja sama perdagangan antara kedua negara.

Menurut pejabat Jepang, ada tanda-tanda bahwa AS mulai melunak soal tarif impor setelah beberapa kali kunjungan dari negosiator utama Jepang, Ryosei Akazawa. Mereka juga mengatakan bahwa pihak AS menunjukkan minat besar terhadap proposal yang diajukan Jepang.

Reuters melaporkan, beberapa pejabat berharap kesepakatan bisa dicapai dan diumumkan pada 14 Juni 2025, bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Trump.


Pekan lalu,  Akazawa menyampaikan bahwa Jepang dan AS sepakat untuk mempercepat proses negosiasi. Mereka juga berencana mengadakan satu putaran lagi sebelum pertemuan G7 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Juni di Kanada.

Namun, Akazawa menegaskan tidak akan ada kesepakatan jika AS tidak bersedia memberikan kelonggaran tarif, terutama untuk produk otomotif Jepang.

Di sisi lain, PM Ishiba mengatakan bahwa negosiasi berjalan positif, terutama dalam hal perluasan kerja sama dagang, pengurangan hambatan non-tarif, dan keamanan ekonomi. Jepang juga mempertimbangkan untuk membeli lebih banyak peralatan militer dan energi dari AS, serta meningkatkan kerja sama dalam pembangunan dan perawatan kapal perang AS di Jepang.

Jepang, sekutu utama AS, menghadapi tarif timbal balik sebesar 24 persen mulai bulan depan kecuali jika dapat menegosiasikan kesepakatan bilateral. Tokyo juga berusaha keras mencari cara agar Washington membebaskan produsen mobilnya, industri terbesar Jepang, dari tarif 25 persen untuk mobil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya