Berita

Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Brawijaya, Dr. Abdul Aziz SR/Repro

Politik

Akademisi: Hentikan Gagasan Parpol Berbisnis

SELASA, 03 JUNI 2025 | 00:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gagasan partai politik bisa memiliki bisnis mesti dihentikan. Pasalnya, partai politik dibangun bukan untuk berbisnis melainkan menyampaikan aspirasi dan kabar gembira bagi kepentingan rakyat.

Dosen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Dr. Abdul Aziz menuturkan, negara harus hadir dalam partai politik dan memilih partai yang memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Jadi berbisnis dalam parpol, mesti dihentikan gagasan itu. Harus serahkan kepada negara. Karena partai yang sejati, dia pasti memperjuangkan kepentingan publik, memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Abdul Aziz dalam diskusi virtual Forum Insan Cita dengan tema "Plus Minus Partai Politik Berbisnis", Senin malam, 2 Juni 2025.


Menurut Abdul Aziz, sangat wajar jika negara memberikan dana partai politik, hal ini untuk meluruskan kerja politik partai sebagai penyambung aspirasi rakyat terhadap kekuasaan. Namun, jika partai politik melakukan bisnis maka akan rusak seluruh sistem politik di Indonesia.

“Wajar kemudian negara menyediakan anggaran yang memadai bagi partai politik. (Tapi) Jangan bawa dia ke dunia bisnis itu bukan dunia dia, rusak segala sesuatunya,” tegasnya.

“Hadis Nabi itu, ketika urusan itu diserahkan kepada yang bukan ahlinya tunggu saat keruntuhannya. Jadi kalau partai itu dibawa ke bisnis tidak lama lagi akan segera hancur negara ini,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya