Berita

Penggagas GREAT Institute Syahganda Nainggolan/Ist

Politik

GREAT Institute Diluncurkan, Syahganda: Kami Tidak Hadir untuk Ditunggangi

SENIN, 02 JUNI 2025 | 20:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

GREAT Institute, lembaga pemikiran yang mengusung keberanian intelektual dan integritas riset, resmi diluncurkan di Jakarta. 

GREAT merupakan akronim dari Global Research on Economics, Advance Technology and Politics. Lembaga ini digagas Dr. Syahganda Nainggolan, yang menjabat ketua Dewan Direktur, bersama sejumlah tokoh nasional, termasuk Moh Jumhur Hidayat sebagai Ketua Dewan Pembina.

Syahganda menyampaikan bahwa GREAT tidak dibangun untuk menjadi pelengkap wacana, melainkan mitra berpikir strategis yang berakar pada data, refleksi, dan cita-cita pendiri bangsa. 


“Lembaga ini didirikan untuk menjadi mitra berpikir strategis pemikiran Presiden Prabowo Subianto yang sangat progresif revolusioner dan berpihak kepada kepentingan rakyat Indonesia,” kata Syahganda kepada wartawan, Senin 2 Juni 2025. 

Dia menegaskan, GREAT Institute percaya bahwa keberanian berpikir, ideologis dan kejujuran dalam menyuarakan realitas adalah bagian penting dari kerja membangun bangsa.

GREAT, kata Syahganda lagi, akan memposisikan diri sebagai institusi yang terbuka terhadap dialog dan kemitraan dengan berbagai kalangan, tanpa kehilangan independensi dan arah nilai. 

“Kami tidak hadir untuk ditunggangi siapa pun, melainkan untuk memperkaya opsi kebijakan melalui pendekatan yang ideologis, rasional dan progresif,” kata dia.

Bagi Syahganda, peluncuran GREAT Institute merupakan  angin segar yang menghadirkan kembali ruang nalar yang jernih dan produktif. 

Syahganda mengatakan bahwa bangsa ini tidak butuh lebih banyak retorika, tapi lebih banyak pikiran yang tenang dan bernas.

“Kami ingin agar kebijakan tidak lagi disusun dalam ruang tertutup dan sekadar menguntungkan segelintir orang kaya yang dekat dengan kekuasaan, melainkan dalam cahaya pemikiran yang bisa diuji oleh publik,” pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya