Berita

Sawit/foto: Sawitindonesia

Bisnis

SDM Jadi Peran Kunci Hilirisasi, Ekspor Produk Turunan Sawit Naik Drastis

SENIN, 02 JUNI 2025 | 11:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri kelapa sawit Indonesia terus berkembang dan menunjukkan transformasi besar dalam satu dekade terakhir. 

Saat ini, Indonesia bukan saja pengekspor bahan mentah, tetapi telah menjadi pemain utama dalam ekspor produk turunan sawit bernilai tambah tinggi. 

Ekspor dari produk turunan komoditas ini juga semakin meningkat, yang tercermin dari rasio ekspor bahan baku dan produk hilir sawit. 


Pada  2010, rasionya 40 persen dan 60 persen (bahan baku dan produk hilir sawit). Pada 2024 naik drastis menjadi 7 persen dan 93 persen. 

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan hilirisasi industri kelapa sawit dalam upaya menopang perekonomian nasional. 

Penyediaan bahan baku berkualitas bagi industri hilir kelapa sawit merupakan salah satu syarat untuk menciptakan produk turunan yang bernilai tambah tinggi. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, capain positif tersebut sejalan dengan perkembangan jumlah atau jenis produk turunan yang ikut meningkat dari hasil industri pengolahan kelapa sawit di dalam negeri, yakni dari 48 jenis pada tahun 2011, menjadi sekitar 200 jenis di tahun 2024. 

Keberhasilan hilirisasi tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan kemampuan pengolahan yang ditopang teknologi serta SDM yang mumpuni. 

“Diperlukan juga inovasi dalam proses pemurnian dan pengolahannya. Selain harus ditopang oleh teknologi modern, faktor pendukung yang tak kalah penting adalah sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten,” ujar Menperin Agus dalam keterangan di Jakarta, dikutip Senin 2 Juni 2025.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya