Berita

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat (tengah depan)/RMOL

Politik

PDIP Percayakan Sejarawan soal Penghapusan Istilah Orde Lama

MINGGU, 01 JUNI 2025 | 12:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada ahli sejarah terkait penghapusan istilah Orde Lama dalam proses penulisan ulang sejarah oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).

Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat usai peringatan hari lahir Pancasila di pelataran Masjid Attaufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Minggu 1 Juni 2025.

Menurut Djarot, istilah Orde Lama dan Orde Baru merupakan bagian dari sejarah untuk menandai masa pemerintahan. Meski demikian, ia menilai penghapusan istilah Orde Lama oleh pemerintah saat ini, diserahkan sepenuhnya kepada ahli sejarah.


"Masa pemerintahan Bung Karno Orde Lama, (setelah itu) masa pemerintahan Orde Baru, masa sekarang reformasi, nanti orde apa lagi? Itu bagian sejarah juga kan," kata Djarot.

Djarot berharap penulisan ulang sejarah tidak menghilangkan fakta sejarah yang ada.

"Maka dari pada itu penulisan sejarah itu tolong bener-bener sesuai dengan fakta sejarah bukan his story, bukan story mereka yang menang tapi betul-betul story cerita perjuangan bangsa kita ini," kata Djarot.

Pemerintah Indonesia tengah menggarap proyek strategis penulisan ulang sejarah Republik Indonesia yang ditargetkan rampung sebelum peringatan hari ulang tahun kemerdekaan ke-80 pada 17 Agustus 2025. Proyek ini bertujuan memperbarui narasi sejarah nasional secara komprehensif dan relevan dengan perkembangan zaman.






Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya