Berita

Pendaki Gunung Arjuno yang berhasil diselamatkan/Ist

Presisi

Tim SAR Sukses Evakuasi 11 Pendaki Ilegal Gunung Arjuno yang Tersesat

MINGGU, 01 JUNI 2025 | 05:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sebanyak 11 pendaki di Bukit Lincing, kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Gunung Arjuno, Kabupaten Malang, berhasil dievakuasi. 

Semua pendaki dalam kondisi selamat. Mereka diselamatkan oleh tim gabungan dari Polres Malang, SAR, dan relawan.

Sebelumnya, kesebelas pendaki tersebut dilaporkan tersesat saat mendaki pada Kamis, 29 Mei 2025. 


Pendaki yang berhasil dievakuasi di antaranya EY (45), A (45), V (18), MRM (17), S (18), AZ (46), NF (46), KA (42), LN (45), NPI (15), dan KM (18). Mereka berasal dari wilayah Malang Raya.

Menurut Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, evakuasi dilakukan usai laporan diterima sekitar pukul 09.00 WIB. Salah satu pendaki sempat menghubungi temannya untuk meminta bantuan setelah kehilangan arah di sekitar kaki Bukit Lincing.

"Tim terdiri dari personel Tahura, Perhutani, Bhabinkamtibmas Polsek Singosari, Babinsa, SAR Samudra, dan PMI. Mereka bergerak cepat setelah mendapat titik koordinat dari komunikasi para pendaki," ujar Bambang dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu, 1 Juni 2025.

Dilaporkan, kesebelas pendaki itu mulai mendaki pada Kamis dini hari pukul 01.00 WIB melalui jalur tidak resmi di area Kebun Teh Wonosari. Mereka tidak memiliki tiket resmi dan tidak mendaftarkan diri ke pengelola.

Salah satu pendaki mengaku melakukan pendakian setelah melihat video YouTube. Bukannya sesuai video, di tengah perjalanan mereka justru tersesat.

Usai dilakukan penyelamatan, kini kesebelas pendaki diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Bambang mengimbau masyarakat agar tidak mendaki melalui jalur ilegal. Pendaki disarankan melapor ke pengelola, dan membawa perlengkapan memadai.

“Pastikan mengikuti prosedur. Jangan hanya berbekal informasi media sosial atau video dari medsos,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya