Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Rusia Luncurkan Aplikasi Chat Nasional, Siap Saingi WhatsApp

SABTU, 31 MEI 2025 | 21:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rusia resmi meluncurkan aplikasi pesan instan buatan dalam negeri. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari strategi keamanan nasional dalam mengurangi ketergantungan pada platform asing.

Parlemen Rusia, atau State Duma, menyebut aplikasi ini sebagai alternatif domestik yang aman dari ancaman eksternal, sekaligus hadir dengan fitur yang diklaim setara dengan layanan global seperti WhatsApp dan Telegram.

“Pembentukan layanan multifungsi nasional akan menutup celah terakhir dalam keamanan digital kita,” ujar Kepala Kebijakan Informasi State Duma, Sergei Boyarsky, dikutip dari Anadolu Ajansi, Sabtu 31 Mei 2025


Boyarsky menekankan bahwa layanan ini memang dirancang untuk menggantikan dominasi platform asing yang dianggap rentan dan tidak sepenuhnya tunduk pada hukum Rusia.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kehadiran aplikasi baru ini bertujuan untuk memberikan layanan digital yang lebih modern dan fungsional bagi warga Rusia.

Meski demikian, Rusia tidak serta-merta melarang operasi perusahaan asing di bidang layanan pesan. Parlemen menyatakan, WhatsApp dan Telegram tetap boleh beroperasi selama mematuhi regulasi nasional.

“WhatsApp dan Telegram bisa terus beroperasi, jika mereka sepenuhnya mematuhi hukum kita. Namun, sekarang mereka tidak lagi diuntungkan dari kurangnya persaingan,” tegas Boyarsky.

Namun hingga saat ini, pemerintah Rusia belum mengumumkan nama resmi dari aplikasi tersebut.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya