Berita

Program Pekan Nasional Mengajar untuk siswa SMK/Ist

Nusantara

Pekan Nasional Mengajar Tanamkan Semangat Wirausaha Ribuan Siswa SMK

JUMAT, 30 MEI 2025 | 20:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Pekan Nasional Mengajar digelar untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan anak muda di 58 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seluruh Indonesia.

Kegiatan ini digelar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai respons data BPS tahun 2025 yang mencatat tingkat pengangguran terbuka tertinggi berasal dari lulusan SMK sebesar 9,01 persen.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 270 insan PNM diberdayakan untuk membagikan pengalaman kepada para siswa.


"Melalui program ini kami ingin menghadirkan inspirasi nyata dan dekat bagi para siswa SMK. Kami percaya mimpi itu menular dan cerita-cerita dari lapangan bisa menggerakkan semangat generasi muda untuk mulai melangkah," ujar Sekretaris Perusahaan PNM, L Dodot Patria Ary di Jakarta, Jumat, 30 Mei 2025.

Sebanyak 1.740 siswa SMK turut mengikuti sesi sharing dan mendapat keberanian memulai usaha kecil yang tumbuh dari hal sederhana, seperti yang selama ini dilakukan UMKM.

Dodot berujar, kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas dampak sosial perusahaan sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan pengangguran di kalangan lulusan SMK.

"Kami berharap semangat dan nilai-nilai perjuangan dari pengusaha ultra mikro yang selama ini dibina dapat menjadi pemantik perubahan di lingkungan pendidikan vokasi," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya