Berita

Kebersamaan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Beruntung jika PPP "Milik" Haji Isam

JUMAT, 30 MEI 2025 | 15:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam akan mempengaruhi penentuan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), diperkirakan akan menguntungkan Presiden Prabowo Subianto. 

Founder Citra Institute, Yusak Farchan mengamati, Haji Isam berkemungkinan mendukung Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Muktamar PPP tahun ini.

Pasalnya, selain karena nama Amran dapat diterima kader PPP karena prestasinya mentereng sebagai Mentan, juga karena ada hubungan kuat dengan Haji Isam.


Melihat kondisi itu, calon doktor ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu meyakini PPP berpeluang menjadi punya Haji Isam apabila Amran benar-benar terpilih.

Apabila kemungkinan itu terjadi, Yusak melihat potensi keuntungan elektoral akan diperoleh Presiden Prabowo, paling tidak untuk kepentingan tahun politik 2029 mendatang.

"Kalau PPP menjadi milik Haji Isam (jika Amran terpilih sebagai ketua umum PPP), maka Prabowo bisa diuntungkan karena mendapat dukungan politik tambahan," ujar Yusak kepada RMOL, Jumat, 30 Mei 2025.

Lebih lanjut, Yusak meyakini perbedaan corak akan terjadi di PPP pada Muktamar tahun ini, sehingga latar belakang caketum yang dapat maju juga tidak dipatok harus punya latar belakang pendidikan Islam.

"Soal tidak punya rekam jejak pesantren, saya kira tidak menjadi kendala. Apalagi AD/ART yang mengatur syarat-syarat calon ketua umum kan bisa saja diubah," demikian Yusak menambahkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya