Berita

Peserta Job Fair di Bekasi/Istimewa

Politik

Job Fair Bekasi Ricuh, Dedi Mulyadi Jangan Sibuk Ngonten

KAMIS, 29 MEI 2025 | 16:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menanggapi kericuhan dalam kegiatan Job Fair di Bekasi yang dipadati ribuan pencari kerja. 

Sosok yang akrab disapa Hensat itu menyebut peristiwa tersebut mencerminkan betapa tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan.

“Ini bukan cuma soal cari kerja, tapi sudah soal perut. Kalau sudah menyangkut perut, emosinya bisa naik,” kata Hensat seperti dikutip redaksi melalui kanal YouTube pribadinya, Kamis 29 Mei 2025.


Hensat lantas menyindir Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menurutnya lebih sibuk membuat konten daripada merespons langsung kondisi di lapangan.

“Bekasi itu bagian dari Jawa Barat. Sekarang gubernurnya lagi jalan-jalan, sibuk konten. Jangan gitu lah, Kang Dedi,” kritik Hensat.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu bahkan berseloroh soal kemungkinan reaksi Dedi Mulyadi saat mendengar Job Fair di Bekasi ricuh. 

“A menelepon Bupati Bekasi, B menelepon Menteri Tenaga Kerja, C konten isinya tentang kesabaran, D konten isinya tentang tips cari kerja. Kira-kira apa tuh yang bakal pilih ya? Apapun itu pasti ada kontennya lah kalau menurut saya," sentil Hensat.

Terlepas dari kericuhan Job Fair Bekasi, Hensat mengajak masyarakat yang sudah memiliki pekerjaan untuk bersyukur. Meskipun sebagian pekerja ada yang merasa tidak puas dengan gaji rendah atau kena potongan.

“Ada sebuah idiom yang mengatakan, lebih baik lelah dengan pekerjaan daripada lelah mencari kerja. Jadi kalau yang mau resign, coba dipikir dua kali tiga kali," saran Hendri Satrio.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya