Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bangkok Bank Perketat Regulasi untuk WNA, Rekening Diblokir jika Melanggar Ini

KAMIS, 29 MEI 2025 | 15:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bangkok Bank, bank terbesar di Thailand, mulai memberlakukan aturan baru yang lebih ketat bagi warga asing yang ingin membuka rekening deposito di negara itu.

Dalam pernyataannya, pihak bank menyebut langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Thailand untuk meningkatkan keamanan siber dan memberantas penipuan keuangan.

Aturan baru ini berlaku untuk pembukaan rekening baru, pengajuan kartu kredit, dan layanan perbankan lewat ponsel. Tujuannya adalah mencegah penyalahgunaan rekening oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, terutama untuk "rekening boneka" yang kerap digunakan dalam aksi penipuan.


Pihak bank juga mengatakan bahwa kebijakan ini bisa berdampak pada warga negara asing tertentu. Karena itu, nasabah yang mengalami kendala saat bertransaksi disarankan segera menghubungi pihak bank melalui jalur resmi yang tersedia.

“Jika seorang nasabah dikategorikan sebagai mencurigakan berdasarkan aturan yang berlaku, maka wajib melakukan verifikasi identitas dengan bank,” demikian bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari Bangkok Post pada Kamis, 29 Mei 2025.

Warga asing yang memiliki rekening di bank komersial lain di Thailand juga diminta untuk segera menghubungi pihak bank jika khawatir dengan status rekening mereka. Kemungkinan besar, bank-bank lain juga akan menerapkan aturan serupa.

Sementara itu, laman Facebook Bangkok Community Help Foundation menyebut Bangkok Bank telah mulai membekukan rekening dan memblokir kartu milik warga negara Rusia yang tidak memenuhi syarat baru.

“Beredar rumor bahwa bank akan menerapkan kebijakan serupa bagi warga negara lain yang juga tidak memenuhi persyaratan baru ini. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan ekspatriat dan wisatawan asing di Thailand,” tulis lembaga tersebut.

Beberapa warga Rusia juga mengeluh di media sosial karena tidak bisa lagi mengakses rekening mereka.

Dikutip dari kantor berita Rusia TASS, juru bicara Bangkok Bank menyatakan bahwa sejak awal tahun ini, pihaknya sudah tidak lagi membuka rekening baru untuk turis asing, apa pun asal negaranya.

“Sejak Januari, kami telah mengikuti kebijakan baru. Turis asing tidak lagi diperbolehkan membuka rekening bank di Bangkok Bank,” ujar juru bicara tersebut.

“Kebijakan ini juga berlaku bagi pemegang Visa Tujuan Thailand (DTV), meski mereka bisa tinggal hingga 180 hari. Visa tersebut tetap dianggap sebagai visa turis,” tambahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya