Berita

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo/RMOL

Politik

BNN dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu, Komisi III DPR: Delapan Juta Jiwa Terselamatkan

KAMIS, 29 MEI 2025 | 13:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan TNI-Polri, Bea Cukai, dan lembaga lainnya yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 2 ton sabu di perairan Karimun, Kepulauan Riau, patut untuk diapresiasi. 

Keberhasilan ini menjadi catatan penting dalam perang melawan narkoba. Apalagi, ini merupakan upaya terbesar sepanjang sejarah di Indonesia. 

“Saya mengapresiasi BNN dan tim gabungan TNI-Polri, Bea Cukai, dan yang lainnya telah berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 2 ton di Kepri,” ujar anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, yang akrab disapa Rudal kepada wartawan, Kamis 29 Mei 2025. 


Menurut Rudal, pengungkapan kasus ini bukan sekadar angka. Dengan terungkapnya 2 ton sabu, artinya jutaan nyawa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba. 

“BNN dan tim gabungan telah menyelamatkan sekitar delapan juta jiwa dari bahaya narkoba dengan penggagalan penyelundupan ini,” kata Legislator dari Fraksi Nasdem ini.

Meski demikian, Rudal berharap pengungkapan kasus ini harus menjadi momentum bahwa perang melawan narkoba ini harus terus ditingkatkan. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa narkoba adalah musuh negara.

Oleh karena itu, Rudal berharap agar pintu-pintu perbatasan dijaga lebih ketat, sebab barang narkotika dan obat-obat terlarang alias narkoba ini bisa masuk dari segala penjuru, baik darat, udara dan laut.

“Ini sekaligus menandakan bahwa Indonesia memang adalah pasar yang menggiurkan untuk narkoba. Ini jika tidak ditindak dengan serius, maka berpotensi merusak generasi muda kita,” tegasnya. 

Rudal pun mendesak kasus peredaran narkoba melalui Kepri ini ditindak sampai ke akar-akarnya. Sebab, bisa saja, barang haram ini masuk lantaran adanya kealpaan sehingga para bandar dan pengedar sehingga mereka berani memasukkan sabu hingga 2 juta gram ke Indonesia.

“Harus dibongkar dari mana saja jaringan ini bisa masuk, apalagi ada melibatkan WNA. Sebab, bisa saja bukan hanya di Kepri,” tegas Legislator asal Dapil Sulsel I ini.

Lebih lanjut, Kapoksi Fraksi Nasdem Komisi III DPR RI ini menekankan pentingnya profesionalisme dan transparansi dalam penanganan kasus besar ini. 

“Proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan. Para pelaku yang ditangkap harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Rudal.

Diberitakan RMOL sebelumnya, BNN bekerja sama dengan Bea Cukai, TNI AL, dan Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 ton di perairan Batam, Kepulauan Riau. Jumlah barang bukti dari pengungkapan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Dalam pengungkapan kasus ini, enam orang ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Empat orang merupakan warga negara Indonesia (WNI), yakni HS, LC, FR, dan RH. Sedangkan dua tersangka lainnya berinisial WP dan TL merupakan warga kenegaraan Thailand.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya