Berita

Antoine de Saint-Affrique, CEO Danone dan Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menandatangani MOU, disaksikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta/Ist

Bisnis

Perusahaan Makanan Multinasional Prancis Teken MoU dengan BGN

KAMIS, 29 MEI 2025 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di sela kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia yang diselenggarakan untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara, Danone melalui anak perusahaannya di Indonesia, PT Sarihusada Generasi Mahardhika, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan Badan Gizi Nasional (BGN). 

Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat, dengan fokus khusus pada penanggulangan anemia defisiensi zat besi pada anak.

MoU ini merupakan salah satu dari beberapa kemitraan strategis yang ditandatangani antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Prancis. 


Dalam kerja sama ini, PT Sarihusada dan BGN akan melakukan skrining anemia guna menghasilkan data dasar dan pemetaan faktor risiko, yang penting dalam merancang intervensi kesehatan masyarakat yang lebih tepat sasaran.

Selain itu, program ini juga turut memberikan edukasi gizi seimbang dan promosi Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di lokasi-lokasi yang dipilih bersama.

“Indonesia bukan sekadar pasar bagi Danone, Indonesia adalah rumah kami,” ujar Antoine de Saint-Affrique, CEO Danone, dalam keterangannya saat penandatanganan MOU. 

Perjalanan PT Sarihusada, bagian dari usaha Danone di Indonesia, dimulai sejak 1954 dengan misi untuk mengatasi tantangan malnutrisi anak, sebuah tujuan yang hingga kini terus menjadi fondasi utama dalam setiap langkah perusahaan.

Kemitraan strategis semakin kuat sejak Danone bergabung dengan keluarga Tirto Utomo pada 1998. 

“Melalui kolaborasi tersebut, kami semakin menanamkan nilai-nilai lokal dalam operasional bisnis dan memperluas dampak positif kami di berbagai wilayah Indonesia,” jelas  Antoine de Saint-Affrique.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan BGN menjadi tonggak penting yang mencerminkan dukungan penuh kami terhadap visi Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan keluarga Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya