Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

MUI Paham Sikap Prabowo soal Israel, Tapi Ada Catatan Penting

KAMIS, 29 MEI 2025 | 06:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto terkait kesiapan Indonesia mengakui Israel sebagai negara jika Palestina merdeka menarik perhatian banyak pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyampaikan bahwa pernyataan Prabowo bisa dimengerti dalam kerangka konstitusi Indonesia.

“Pembukaan UUD memang mengisyaratkan kuat bahwa Indonesia anti penjajahan, termasuk terhadap penjajahan Israel yang nyata-nyata masih berlangsung, dan selalu membela bangsa manapun yang terjajah, termasuk Palestina,” ujar Sudarnoto dalam sebuah pernyataan pada Kamis, 29 Mei 2025.


Ia menjelaskan bahwa jika Israel menghentikan penjajahan, menarik semua pasukan dari Gaza, mengembalikan tanah-tanah yang direbut secara paksa, serta membebaskan para tawanan Palestina, maka tidak ada lagi alasan bagi Indonesia untuk terus memusuhi Israel.

“Tujuan akhir Indonesia dalam membela Palestina adalah kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Palestina,” tegasnya.

Namun, Sudarnoto menekankan ada catatan penting di balik wacana pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel. Menurutnya, Israel tetap harus dihukum sesuai hukum internasional.

“Israel harus dihukum sesuai dengan hukum internasional. Netanyahu harus ditangkap karena telah melakukan kejahatan yang sangat mengerikan, sebagaimana yang telah diperintahkan ICC (International Criminal Court),” tegasnya.

MUI mendukung penuh sikap pemerintah yang selama ini konsisten membela Palestina dan menolak penjajahan Israel. Menurut Sudarnoto, hal ini sejalan dengan hasil Ijtimak Ulama dan Fatwa MUI yang menegaskan posisi tegas terhadap penindasan dan penjajahan.

“Lebih dari itu, MUI mendorong pemerintah untuk bersama dengan Prancis dan semua negara pembela Palestina untuk memaksa Israel mundur dari semua wilayah Palestina yang diduduki, menghentikan genosida, dan menghukum Israel serta menangkap Netanyahu dan semua pelaku kejahatan perang,” tutupnya.

Dalam konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, 28 Mei 2025, Prabowo menyatakan bahwa di samping memperjuangkan kemerdekaan Palestina, Indonesia mengakui hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat.

“Tapi di samping itu pun, saya tegaskan bahwa kita juga harus mengakui dan menjamin hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat dan negara yang harus juga diperhatikan dan dijamin keamanannya,” ujarnya.

Dengan jelas, Prabowo menyampaikan posisi Indonesia yang siap mengakui Israel bahkan menjalin hubungan diplomatik dengan mereka setelah Palestina mendapat kemerdekaannya. 

“Indonesia sudah menyampaikan begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," tegas Prabowo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya