Berita

Sekolah pemimpin muda Aceh sampai Papua menggelar Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) angkatan 10 di Jakarta/Ist

Politik

Kader Bangsa Fellowship Program Sejalan Visi Presiden Prabowo

RABU, 28 MEI 2025 | 22:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sekolah pemimpin muda Aceh sampai Papua menggelar Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) di Jakarta.

Kegiatan yang sudah berjalan sejak tahun 2011 kini telah memasuki angkatan kesepuluh. Tahun ini, sebanyak 37 pemimpin muda dari berbagai daerah di Indonesia hadir.

Course Leader KBFP, Dimas Oky Nugroho mengatakan, tujuan pelatihan singkat dan pertemuan pemimpin muda ini untuk mempersiapkan generasi-generasi muda Indonesia sebagai calon pemimpin publik.


"Tidak hanya pemerintah, kita semua harus lebih serius dan saling bekerja sama mempersiapkan kapasitas dan integritas anak-anak muda untuk menjadi pemimpin publik dan memimpin di berbagai sektor," kata Dimas dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 28 Mei 2025.

Para alumni KBFP disebut telah membentuk sekitar seribu lebih jejaring pemimpin muda nasional dan berkiprah di berbagai bidang, mulai dari menteri, kepala daerah, anggota legislatif, pemimpin kampus, media, hingga organisasi masyarakat sipil.

"Prinsip kita adalah mengumpulkan para pemimpin muda dalam satu semangat besar. Mari mencintai dan membangun negara ini secara guyub dan produktif," jelasnya.

"Di era geopolitik dan ekonomi global saat ini, Indonesia butuh anak-anak bangsa yang berkarakter, bervisi, dan berinisiatif baik," sambungnya.

Kegiatan ini turut mendapat sambutan positif dari Staf Khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan. Menurutnya, program KBFP selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul.

“Presiden Prabowo berkomitmen menghadirkan sekolah-sekolah unggul di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi besar peningkatan SDM nasional,” ujar Dirgayuza.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya