Berita

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani/RMOL

Bisnis

Rosan Bantah Kabar Mundurnya Ray Dalio dari Danantara

RABU, 28 MEI 2025 | 15:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani menanggapi kabar soal pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio yang menolak bergabung dengan Danantara.

Saat ditemui di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 28 Mei 2025, Rosan membantah kabar tersebut karena komunikasi dengan Ray berjalan lancar. Bahkan pekan lalu ia sudah bertemu tim dan anaknya Ray, Mark Dalio. 

“Kemarin saya baru minggu lalu ketemu timnya, anaknya juga Mark Dalio. Kita pembicaraan berjalan lancar,” ujarnya ketika ditanya soal laporan Bloomberg yang menyebut Dalio telah memutuskan untuk tidak mengambil posisi sebagai penasihat.


Rosan juga menyebutkan bahwa tidak ada tanda-tanda mundurnya Dalio dari jajaran penasihat Danantara.

“Wah, kemarin baru ketemu sama timnya, baru Zoom juga. Nggak, nggak, nggak ada itu,” tegasnya.

“Sejauh ini masih dalam tim Danantara. Iya, kemarin baru minggu lalu baru ketemu sama timnya, whole tim,” tambah Rosan, menegaskan kembali posisinya.

Sebelumnya, Danantara sempat mengumumkan pada awal Maret 2025 bahwa Ray Dalio akan masuk dalam dewan penasihat mereka, bersama empat tokoh penting lainnya, yakni ekonom asal Amerika Jeffrey Sachs, mantan manajer investasi Chapman Taylor, mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, dan Helman Sitohang, mantan kepala Credit Suisse untuk wilayah Asia. 

Kendati demikian, laporan Bloomberg mengutip sumber terpercaya, menyebut Dalio memilih untuk tidak mengambil posisi tersebut.

Namun dalam dokumen presentasi resmi Danantara yang ditunjukkan kepada para eksekutif bisnis asing di Jakarta baru-baru ini, nama Dalio tidak lagi tercantum.

Mundurnya Dalio, jika benar terjadi, muncul di saat Danantara sedang giat-giatnya memulai langkah investasi besar. Saat ini, Danantara telah mengantongi dana hingga Rp 71,38 triliun, yang sebagian besar berasal dari dividen delapan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Masih ada 10 BUMN lainnya yang belum mengumumkan pembagian dividen dari tahun buku 2024, yang diperkirakan akan semakin menambah kekuatan modal Danantara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya