Berita

Rafael Granada Baay (Istimewa)

Pertahanan

Profil Rafael Granada Baay, Sestama BIN yang Baru

RABU, 28 MEI 2025 | 13:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mayjen TNI Rafael Granada Baay dimutasi menjadi Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (Sestama BIN). Mutasi termasuk dalam 117 perwira yang dimutasi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Mutasi tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Baru Di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Surat ditetapkan Panglima TNI pada 27 Mei 2025 antara lain memperhatikan hasil sidang Dewan Kepangatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti). Berdasarkan surat tersebut, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jayakarta yang sebelumnya diisi Rafael kini dijabat Mayjen TNI Deddy Suryadi. 


Profil Rafael Granada Baay

Rafael Granada Baay merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1993 dari kecabangan Infanteri. Lahir 25 Juni 1971, Rafael adalah seorang perwira tinggi TNI AD yang sejak 24 Juli 2024 menjabat sebagai Pangdam Jaya.

Sebelum Pangdam Jaya, dia pernah mengisi sejumlah jabatan strategis lainnya yakni direktur H Bais TNI (2021-2023), Danpaspampres (2023), dan Pangdam V/Brawijaya (2023-2024).

Rafael juga pernah mengemban tugas sebagai Danrindam VII/Wirabuana (2016-2017), Danrindam XIV/Hasanuddin (2017-2019), Danrem 074/Warastratama (2019-2020), lalu Aspotwil Kaskogabwilhan I (2019-2021).

Adapun karir militer di pasukan khusus pernah menjadi Danunit 3/1/1/21/2 Kopassus, Wadanyon 33 Grup 3 Kopassus, Dansepara Pusdikpassus, Dandenma Kopassus (2011-2012), Waaslog Danjen Kopassus (2012-2014), Asintel Danjen Kopassus (2014-2015), dan Grup 2/Kopassus (2015-2016).

Selain di Akmil, Rafael Granada Baay pernah menempuh pendidikan militer di Sesarcabif, Diklapa-I, Dik PARA, Dik Komando, Diklapa-II, Seskoad XLV (2007), Susdanyon dan Susdandim.

Rafael kecil hingga dewasa menempuh Pendidikan di SDN Kristus Raja Kampung Baru Sorong (1978-1984), SMP Negeri Sorong (1984-1987), SMA Negeri 1 Sorong (1987-1990), S1 Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta (2010-2011), lalu S2 Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta (2011-2013).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya