Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street Cerah, Saham Nvidia dan Tesla Melejit

RABU, 28 MEI 2025 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) ditutup naik tajam mengikuti kenaikan sekuritas Treasury saat pasar mengurangi kekhawatiran bahwa perang dagang baru dapat menghambat prospek perusahaan.

Treasury jangka panjang menikmati sedikit kelonggaran karena Jepang mengisyaratkan akan mengurangi penerbitan kurva panjang, membantu saham sensitif kredit di AS.

Kenaikan ini juga dipicu oleh karena selera risiko investor yang meningkat terkatrol penangguhan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump dan lonjakan tak terduga dalam kepercayaan konsumen.


Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup melambung 740,58 poin, atau 1,78 persen, menjadi 42.343,65 pada penutupan perdagangan Selasa 27 Mei 2025 atau Rabu pagi WIB.

S&P 500 melejit 118,72 poin, atau 2,05 persen, menjadi 5.921,54, dan Nasdaq Composite Index meroket 461,96 poin, atau 2,47 persen, menjadi 19.199,16. 

Reli yang luas mendorong Wall Street, dengan penguatan dalam kelompok saham momentum "magnificent seven" terkait AI menempatkan Nasdaq yang sarat teknologi di depan.

Di sisi ekonomi, lonjakan 14,4 persen dalam kepercayaan konsumen bulan ini menambah momentum pada reli tersebut, membantu investor mengabaikan penurunan pesanan baru yang lebih tajam dari perkiraan untuk barang modal inti, yang dianggap sebagai barometer rencana belanja perusahaan Amerika.

Perusahaan penerbangan dan saham pertumbuhan terkait teknologi berkapitalisasi besar membukukan kinerja terbaik.

Semikonduktor juga berada di posisi terdepan, satu hari sebelum pabrikan chip Nvidia akan melaporkan kinerja kuartalannya. 

Saham Nvidia naik 3,21 persen.  Secara year-on-year, pelopor chip AI itu diperkirakan membukukan kenaikan laba per saham sebesar 43,5 persen, dengan lonjakan pendapatan 66,2 persen.

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 5,42 banding 1 di NYSE . Ada 222 titik tertinggi baru dan 27 terendah baru di NYSE .

Di Nasdaq, 3.206 saham menguat dan 1.264 saham merosot, di mana jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 2,54 banding 1.

S&P 500 membukukan 24 titik tertinggi baru dalam 52 minggu dan tidak ada terendah baru sementara Nasdaq Composite mencetak 87 tertinggi baru dan 63 terendah baru.

Volume di bursa Wall Street tercatat 16,98 miliar saham, dibandingkan rata-rata 17,72 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. 

Saham Nike melonjak 4,68 persen. Saham Tesla juga melonjak 6,90 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya