Berita

Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan/Instagram

Bisnis

Prabowo Harus Selamatkan Garuda dengan Mencopot Dirut Wamildan Tsani

SELASA, 27 MEI 2025 | 23:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Prabowo Subianto diminta mengambil sikap untuk mencopot Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pembina Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono menyikapi hubungan memanas antara manajemen PT Garuda Indonesia Tbk dan Asosiasi Pilot Garuda Indonesia (APG).

"Prabowo harus segera selamatkan serikat dan Garuda Indonesia dengan mencopot Dirut yang tidak mampu menciptakan suasana kerja kondusif dalam menciptakan hubungan industrial di Garuda Indonesia," kata Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 27 Mei 2025.


Ketidakkondusifan internal Garuda dipicu oleh isu rekrutmen dan penempatan sejumlah mantan karyawan Lion Air yang dinilai melanggar prinsip good corporate governance.

"Memang sungguh aneh, Garuda yang keuangannya sedang bleeding kok merekrut pegawai Lion Air yang notabene dari sisi skill dan loyalitas dipertanyakan," tegas Poyuono.

Poyuono curiga, Wamildan yang pernah menjabat sebagai Plt Dirut Lion Air ini gagal bekerja sama dengan pegawai Garuda Indonesia sehingga merekrut karyawan di maskapai lamanya.

Bagi Poyuono, sikap APG yang memberikan masukan ke manajemen sangat wajar karena bentuk kepedulian terhadap Garuda Indonesia sebagai flag carrier nasional. Sayangnya, manajemen Garuda justru memandang APG sebagai mitra manajemen yang berseberangan.

Masalah lain yang disoroti BUMN Bersatu adalah pemutusan sepihak pemotongan iuran serikat. Menurut Poyuono, kebijakan itu adalah bagian dari upaya pemberangusan serikat atau union busting dari Garuda Indonesia.

"Ada upaya manajemen melakukan pelemahan terhadap serikat pekerja melalui penghentian mendadak bantuan pemotongan iuran keanggotaan dari sistem payroll pegawai," kritiknya.

Kondisi makin panas saat manajemen Garuda Indonesia melaporkan tiga pengurus APG ke Polda Metro Jaya buntut pernyataan kritis APG soal isu masuknya mantan pegawai Lion Air.

"Ini ada dugaan upaya kriminalisasi terhadap ketua serikat pekerja Garuda Indonesia melalui pelaporan kepada polisi terkait pemberitaan yang dikeluarkan oleh sekretariat bersama," pungkas Poyuono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya