Berita

Adian Napitupulu (dua dari kanan)/RMOL

Politik

Adian PDIP Cium Agenda Tersembunyi di Balik Pembatalan Rapat Ojol

SELASA, 27 MEI 2025 | 21:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada kejanggalan di balik pembatalan rapat dengar pendapat (RDP) yang sempat diagendakan Komisi V DPR bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membahas tuntutan ojek online (Ojol).

Anggota Komisi V DPR Fraksi PDIP Adian Napitupulu bahkan menuding ada aroma kepentingan besar di balik pembatalan rapat pada Senin, 26 Mei 2025 kemarin.

“Ada apa sebenarnya? Masa undangan baru dikirim 25 Mei malam, lalu esok harinya jam 11 pagi dibatalkan karena (alasan) menteri mendampingi presiden. Padahal surat pemberitahuan (rapat) tertanggal (sejak) 23 Mei. Ini lembaga negara, bukan main-main,” kata Adian di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Mei 2025. 


Wasekjen DPP PDIP ini lantas mengungkap laporan keuangan salah satu aplikator ojol, yakni Gojek yang menunjukkan potensi keuntungan besar dari skema potongan pendapatan. Padahal skema potongan inilah yang dikeluhkan pengemudi ojol. 

“Kuartal ketiga 2024, pendapatan bruto Gojek Rp10,3 triliun, GOTO Rp13,9 triliun. Artinya, 79 persen pendapatan GOTO disumbang dari Gojek,” ungkapnya.

Adian menilai sudah saatnya negara bersikap tegas dan tidak hanya berpihak pada korporasi besar. Transparansi data dan pertemuan terbuka antara pihak aplikator, pemerintah, DPR, dan publik wajib dilakukan.

“Jangan hanya diskusi diam-diam. Ajak media, ajak pakar ekonomi, buka datanya. Kalau memang fair, ayo debat terbuka,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan konsistensi pemerintah dalam menerbitkan regulasi. 

“Permenhub berubah-ubah dalam setahun bisa tiga kali. Negara seharusnya memberi kepastian, bukan kebingungan,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya