Berita

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri SR022 didistribusikan bank bjb/Ist

Bisnis

SBN Ritel SR022 bank bjb Tawarkan Kupon Investasi hingga 6,55 Persen per Tahun

SELASA, 27 MEI 2025 | 09:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri SR022 kembali dijual bank bjb sebagai mitra distribusi resmi.

Produk investasi berbasis syariah ini menawarkan imbal hasil menarik dengan kupon tetap (fixed rate) hingga 6,55 persen per tahun.

SR022 hadir dalam dua pilihan tenor, yaitu 3 tahun (SR022-T3) dengan kupon 6,45 persen dan 5 tahun (SR022-T5) dengan kupon 6,55 persen. Periode penawaran dibuka mulai 16 Mei hingga 18 Juni 2025 dan dapat dipesan daring melalui platform digital bank bjb di alamat infobjb.id/sbn.


"Produk ini menjadi alternatif menarik di tengah ekspektasi penurunan suku bunga acuan BI pada semester kedua tahun ini," kata Corporate Secretary bank bjb, Ayi Subarna, Selasa, 27 Mei 2025.
 
Dibanding bunga deposito yang berkisar 2-3 persen per tahun, kupon SR022 jauh lebih kompetitif. Pajak atas imbal hasil SR022 juga cuma sebesar 10 persen, lebih rendah dari pajak bunga deposito yang mencapai 20 persen.
 
SR022 juga memberikan jaminan keamanan maksimal karena diterbitkan dan dijamin penuh oleh negara, baik dari segi pokok maupun pembayaran kupon, risiko gagal bayar hampir tidak ada.

Hal ini membuat SR022 menjadi pilihan tepat bagi investor pemula maupun yang berpengalaman.
 
Pembelian SR022 cukup mudah dan efisien karena sistem pemesanan dilakukan secara daring. Investor hanya perlu melakukan empat langkah utama: Pembukaan rekening Efek di bank bjb, lalu registrasi, pemesanan di website infobjb.id/sbn, dan melakukan pembayaran melalui DIGI.

Seluruh proses ini dapat dilakukan secara daring melalui laman bank bjb tanpa perlu mengunjungi kantor cabang.
 
SR022 memungkinkan investasi mulai dari nominal Rp1 juta dan kelipatannya. Untuk tenor 3 tahun, batas maksimal pemesanan Rp5 miliar, sementara tenor 5 tahun maksimal Rp10 miliar per individu.

Artinya, setiap investor dapat memiliki hingga Rp15 miliar dalam bentuk SR022.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya