Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penurunan, Cermati Saham-saham Ini

SELASA, 27 MEI 2025 | 08:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG )  berisiko melemah  ke posisi 6.713-7.031, pada perdagangan hari ini, Selasa 27 Mei 2025, melanjutkan pola menurun, setelah kemarin ditutup melemah 0,36 persen ke level 7.188. 

Koreksi IHSG kemarin dipengaruhi penurunan 414 saham, sedangkan 225 saham tercatat menguat dan ada 170 saham tidak mengalami perubahan harga. 

Nilai transaksi kemarin Rp14 triliun atau meningkat dibandingkan Jumat pekan Rp12,15 triliun.


Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan pergerakan IHSG  dibayangi tekanan volume penjualan. Adapun total volume transaksi sepanjang perdagangan kemarin sebanyak 35,55 miliar saham atau melonjak dibandingkan akhir pekan lalu yang hanya 16,79 miliar saham.

"Pergerakan IHSG , kami perkirakan sudah berada di akhir Wave (v) dari Wave [a] pada label hitam," kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan hari ini. 

“Hal tersebut berarti, IHSG rawan melanjutkan koreksi ke rentang area 6.713-7.031,” lanjut Herditya. 

Menurutnya, kalau pun terjadi penguatan, maka kenaikannya relatif terbatas ke kisaran 7.197-7.216.

IHSG akan bergerak di level support 7.085,7.009 dan level resistance 7.263,7.324 pada perdagangan Selasa pekan ini.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya merekomendasikan saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Medco Energi International Tbk (MEDC).

Sementara itu, PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG akan kembali bangkit pada perdagangan hari ini, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan akan memperpanjang batas waktu bagi Uni Eropa dari sebelumnya 1 Juni menjadi 9 Juli 2025.

PT Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya