Berita

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak/RMOL

Pertahanan

KSAD Pastikan Desa Sagara Tetap Jadi Lokasi Peledakan Amunisi

SENIN, 26 MEI 2025 | 19:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Area peledakan amunisi kedaluwarsa milik TNI di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipastikan tak akan ditutup. Meskipun telah terjadi insiden yang mengakibatkan belasan korban jiwa baru-baru ini.

"Bisa (tetap dijadikan lokasi peledakan), enggak ada masalah sebenarnya," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 26 Mei 2025.

Maruli menuturkan, area yang digunakan untuk peledakan amunisi kedaluwarsa itu selama ini tak pernah bermasalah dan telah digunakan sejak 1985.


"Jadi sebenarnya ini baru sekali ini namanya peledakan yang mengakibatkan risiko setelah lebih dari berapa tahun berarti, 35 tahun," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya menegaskan akan mengevaluasi lokasi Desa Sagara, lantaran semakin banyak pemukiman masyarakat di area tersebut. Semula, kata Maruli, keterlibatan masyarakat hanya membantu prajurit yang bertugas di area. Seperti menyediakan makanan.

"Dulu tuh jauh dari pemukiman. Nah sekarang permukiman dekat, dan masyarakat itu ikut-ikut bergabung, tadinya hanya membantu memasak. Akhirnya mungkin itulah salah satu juga yang membuat kita harus evaluasi," tutupnya.

Sebanyak 13 orang tewas dalam ledakan saat kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin pagi, 12 Mei 2025. Kapuspen TNI, Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan, dari jumlah korban tersebut tercatat ada sembilan warga sipil dan empat anggota TNI.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya