Berita

Bos Aprilia Racing, Massimo Rivola/Net

Olahraga

Pesan Bos Aprilia untuk Jorge Martin: Motor Kami Bisa Menang

SENIN, 26 MEI 2025 | 17:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemenangan pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, di MotoGP Inggris 2025 terbilang mengejutkan. Namun, bagi Aprilia, ini adalah bukti bahwa motor mereka juga cukup kompetitif di ajang MotoGP musim ini. 

Saking gembira dengan hasil yang diraih Bezzecchi, Bos Aprilia, Massimo Rivola, langsung mengirim pesan menohok buat Jorge Martin, pembalap Aprilia yang saat ini tengah berupaya memulihkan cederanya. 

"Ini pesan untuk Jorge. Motor kita bisa menang," tegas Rivola usai MotoGP Inggris 2025 yang digelar di Sirkuit Silverstone, Minggu malam WIB, 25 Mei 2025.


Bezzecchi memenangi balapan di tanah Britania dengan catatan waktu 38 menit 16,037 detik. Anak didik Valentino Rossi itu unggul 4,088 detik dari Johann Zarco di tempat kedua, dan lebih cepat 5,929 detik dari Marc Marquez yang susah payah mendapatkan podium ketiga.

Hasil yang didapat Bezzecchi ini memberi pesan kuat bagi rekannya, Jorge Martin, yang dikabarkan justru tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Aprilia lebih cepat dari kontrak yang telah disepakati. 

Martin dikabarkan ingin hengkang dari Aprilia pada akhir musim 2025 lantaran merasa motor yang dipakainya tidak kompetitif di MotoGP. Sejatinya, kontrak Martin di Aprilia berlangsung hingga 2026. 

Saat ini Martin harus absen panjang karena masih proses pemulihan cedera yang didapat pada awal musim.

Belakangan, prinsipal Aprilia Racing menegaskan bahwa mereka akan menahan Martin hengkang sampai kontraknya berakhir secara natural di akhir musim 2026. Dipastikan tak ada negosiasi yang dilakukan terkait perubahan durasi kontrak dengan Jorge Martin, yang habis di akhir MotoGP 2026.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya