Berita

Sampah berserakan usai konvoi Persib Juara di jalanan Kota Bandung/Instagram DLH kota Bandung

Nusantara

57,6 Ton Sampah Diangkut Petugas Usai Konvoi Persib Juara

SENIN, 26 MEI 2025 | 16:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat total 57,6 ton sampah berhasil diangkut usai euforia konvoi keberhasilan Persib Bandung menjadi juara Liga 1 musim 2024-2025.

Kepala DLH Kota Bandung, Dudy Prayudi menyatakan, seluruh sampah telah dibersihkan dan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

“Ya, semuanya sudah diangkut. Pembersihan dilakukan sejak acara selesai sore hari, lalu dilanjutkan malam harinya. Tapi karena masih banyak yang konvoi hingga malam, pembersihan total baru selesai tadi pagi. Jadi prosesnya sekitar satu hari satu malam, atau sekitar 12 jam efektif,” kata Dudy saat dihubungi RMOLJabar, lewat sambungan telepon, Senin, 26 Mei 2025.


Ia menyebut pihaknya mengerahkan sekitar 1.200 petugas kebersihan untuk menyapu dan mengangkut sampah di sejumlah titik keramaian.

Volume sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 121 meter kubik atau setara 10,1 rit pengangkutan.

Adapun wilayah yang mencatat volume sampah tertinggi adalah Cibeunying, dengan total 56,5 meter kubik. Kawasan ini mencakup titik-titik seperti Gedung Sate, Dago, Puteran, hingga Balai Kota. Volume tersebut termasuk hasil sapuan taktis sebesar 16,5 meter kubik.

Wilayah lainnya adalah Karees (25 m³), Bojonegara (24 m³), Kordoba (8 m³), dan Ubertmanik (7,5 m³). Sementara itu, wilayah Tegalega tercatat nol meter kubik.

“Iya, betul. Itu karena kawasan Tegalega masuk koordinasi wilayah SWK (Satuan Wilayah Kerja). Dan Taman Tegalega sendiri secara administratif masuk ke wilayah Karees, bukan Tegalega yang tercatat di situ. Lokasi yang tercatat sebagai ‘Tegalega’ tidak termasuk area utama taman, makanya nihil,” jelas Dudy.

Jenis sampah yang ditemukan bervariasi, mulai dari botol mineral, plastik sisa wadah makanan, sisa makanan, tiang kayu bendera, kertas-kertas, hingga botol kaca.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya