Berita

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi bersama Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Bentuk Kopdes Merah Putih, Presiden Prabowo Tak Ingin Subsidi Bocor

SENIN, 26 MEI 2025 | 14:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menegaskan gagasan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih berasal langsung dari Presiden Prabowo Subianto. 

Tujuannya adalah memastikan distribusi barang-barang subsidi seperti pupuk dan elpiji dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien, sehingga benar-benar sampai ke tangan masyarakat.

"Jangan sampai negara sudah mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk subsidi ternyata tidak dinikmati oleh masyarakat," kata Budi Arie saat rapat kerja Komisi VI DPR RI, Senin 26 Mei 2025.


Ia menjelaskan bahwa barang bersubsidi sejatinya sudah menjadi barang publik karena telah diintervensi negara. Oleh karena itu, penyalurannya seharusnya dilakukan oleh lembaga milik publik, yakni koperasi.

Menanggapi isu monopoli dalam distribusi barang subsidi oleh koperasi, Budi menyatakan bahwa secara hukum, hanya dua entitas yang diperbolehkan melakukan monopoli di Indonesia, yaitu BUMN dan koperasi, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999.

“Kenapa dia boleh monopoli? karena koperasi milik orang banyak bukan milik satu dua orang," tegasnya.

Program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu memperbaiki sistem distribusi dan memangkas ketimpangan dalam akses barang bersubsidi, khususnya bagi masyarakat desa.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya