Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Nvidia Siapkan Chip AI Blackwell untuk China, Lebih Murah dari H20

SENIN, 26 MEI 2025 | 13:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan chip asal Amerika Serikat, Nvidia, sedang mengembangkan chip kecerdasan buatan (AI) baru khusus untuk pasar China dengan harga jauh lebih murah dibanding model H20.

Menurut sumber yang mengetahui proyek ini, produksi massal chip tersebut bisa dimulai paling cepat pada Juni 2025.

"Chip baru ini akan menjadi bagian dari lini prosesor AI generasi terbaru Nvidia dengan arsitektur Blackwell. Harganya diperkirakan antara 6.500 hingga 8.000 Dolar AS - lebih murah dari H20 yang dijual seharga 10.000 hingga 12.000 dolar AS," kata dua sumber, dikutip dari Reuters, Senin 27 Mei 2025.


Harga yang lebih rendah ini disebabkan oleh spesifikasi yang lebih sederhana dan proses produksi yang tidak terlalu rumit.

Sumber mengatakan, chip ini akan didasarkan pada model RTX Pro 6000D, chip grafis server milik Nvidia. Nantinya, chip ini akan menggunakan memori GDDR7 biasa, bukan memori canggih berkecepatan tinggi.

Kedua sumber tersebut juga menyebut bahwa Nvidia tidak akan menggunakan teknologi pengepakan chip canggih milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), yakni Chip-on-Wafer-on-Substrate (CoWoS).

Informasi tentang harga, spesifikasi, dan jadwal produksi chip ini belum pernah diumumkan sebelumnya.

Seorang juru bicara Nvidia mengatakan bahwa perusahaan masih mempertimbangkan beberapa opsi terbatas yang ada.

"Sampai kami bisa menentukan desain produk baru dan mendapat persetujuan dari pemerintah AS, kami berisiko kehilangan pasar pusat data China yang nilainya mencapai 50 miliar dolar AS," katanya.

China masih menjadi pasar penting bagi Nvidia. Tahun lalu, negara ini menyumbang sekitar 13 persen dari total penjualan perusahaan. Ini adalah kali ketiga Nvidia harus menyesuaikan produknya untuk China, setelah adanya pembatasan dari pemerintah AS yang bertujuan memperlambat kemajuan teknologi Negeri Tirai Bambu.

Setelah pemerintah AS melarang penjualan chip H20 ke China pada April lalu, Nvidia sempat mempertimbangkan membuat versi H20 yang lebih lemah, namun rencana itu batal.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya