Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Charles Honoris/RMOL

Politik

Cegah Blunder, Menkes Budi Harus Perbaiki Komunikasi Publik

SENIN, 26 MEI 2025 | 11:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin diminta untuk memperbaiki gaya komunikasinya kepada publik maupun stakeholder agar tidak terjadi blunder.

Anggota Komisi IX DPR RI Charles Honoris menilai Menkes Budi harus mampu menjelaskan niat baiknya kepada publik dan profesi dokter dengan cara elegan agar tidak disalahpahami.

Hal ini menyusul adanya gugatan dari profesi kedokteran di mana tidak menyetujui Kolegium Kedokteran di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang saat ini sedang disidangkan Mahkamah Konstitusi (MK).


"Niat baik kalau tidak bisa dikomunikasikan dengan baik maka hasilnya tidak akan efektif dan tidak akan bisa sesuai harapan," kata Charles kepada wartawan, Senin 26 Mei 2025.

Legislator dari Fraksi PDIP ini berharap Menkes Budi bisa memperbaiki gaya komunikasinya agar tidak menuai polemik di tengah masyarakat.

"Evaluasi kami, perbaikilah komunikasi publik dan perbaiki komunikasi kepada stakeholder termasuk profesi kedokteran," kata Charles.

Terkait sidang Kolegium Kedokteran yang saat ini sedang berlangsung, Charles meminta Kemenkes untuk mengikuti jalannya proses persidangan.

"Proses hukum sedang berjalan kita ikuti saja. Kami sebagai pembuat undang-undang sudah menjalankan kewenangan kami dengan semaksimal mungkin tapi kami tunggu saja hasil keputusan MK seperti apa," kata Charles.

Ia mengaku bakal menghormati putusan MK terkait seteru Kemenkes dan Kolegium Kedokteran Indonesia.

"Apa pun hasil keputusannya kami menghormati putusan dari lembaga MK," tutup Charles.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya