Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

AS Tunda Tarif Eropa, Harga Minyak Bergerak Naik

SENIN, 26 MEI 2025 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) memperpanjang batas waktu bagi Uni Eropa hingga Juli mendapat reaksi positif di pasar minyak.

Dikutip dari Bloomberg, Senin 26 Mei 2025, harga minyak Brent naik hingga diperdagangkan mendekati 65 Dolar AS per barel dan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berada di bawah 62 Dolar AS. 

Trump, yang sebelumnya mengancam akan menerapkan tarif lebih tinggi sebesar 50 persen pada Uni Eropa, telah memberi waktu kepada blok tersebut hingga tanggal 9 Juli 2025 setelah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Komisi UE, Ursula von der Leyen.


Harga minyak telah mengalami tren penurunan sejak pertengahan Januari karena dampak dari tarif besar-besaran dan tindakan pembalasan Trump membebani prospek permintaan. Rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi juga telah menambah tekanan pesimis.

Selain itu, proses negosiasi nuklir antara Teheran dan Washington juga mempengaruhi pasar. Pada hari Jumat, Trump mengatakan bahwa ia telah melakukan pembicaraan yang "sangat baik" dengan para pejabat Iran selama akhir pekan mengenai upayanya untuk membatasi program nuklir Republik Islam tersebut. 

AS dan Iran mengadakan diskusi minggu lalu di Roma yang menurut menteri luar negeri Iran dan kepala negosiator, Abbas Araghchi, dapat menghasilkan kesepakatan dalam beberapa pertemuan berikutnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya