Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Politik

Prabowo Harus Cari Jalan Tengah atas Desakan Copot Menkes Budi Gunadi

MINGGU, 25 MEI 2025 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kritikan guru besar dan akademisi fakultas kedokteran dari berbagai kampus terhadap arah kebijakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tidak bisa dianggap sepele.

Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari menilai, kritik guru besar dan akademisi merupakan suara kolektif dunia akademik yang perlu didengar.

“Kementerian Kesehatan juga harus peka, kalau guru besar sudah begitu banyak turun, itu bukan kepentingan satu orang,” ujarnya dikutip pada Minggu, 25 Mei 2025.


Siti Fadilah mendorong Presiden Prabowo mencari solusi atas polemik ini agar tidak menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

“Presiden Prabowo kan tidak suka dengan kegaduhan. Sudah saatnya dicari jalan tengah, enggak ada jalan lain kecuali jalan tengah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Menteri Kesehatan dan para dokter, mengingat keduanya memiliki peran penting dalam sistem kesehatan nasional.

“Menteri kesehatan dan dokter itu harus seperti air, jangan menyakiti dokter. Dokter yang kaya banyak tapi kasihan juga, masih banyak dokter menderita, apalagi pada waktu Covid-19 yang meninggal juga banyak hanya untuk menolong masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya para guru besar dan akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Indonesia (UI) menyampaikan kritik terbuka terhadap arah kebijakan Menkes Budi Gunadi.

Kebijakan Menkes banyak dinilai melebihi kewenangan, termasuk pengambilalihan fungsi pendidikan tenaga medis pasca terbitnya Undang-Undang 17/2023. 

Guru besar menyoroti pembentukan kolegium versi pemerintah yang tidak melibatkan organisasi profesi maupun universitas, serta program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit (RSPPU) yang dinilai mengabaikan peran akademik perguruan tinggi.

Para guru besar dan akademisi dari dua fakultas kedokteran terkemuka di Indonesia itu bahkan meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kinerja Menkes Budi Gunadi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya