Berita

PM Tiongkok Li Qiang dan Presiden RI Prabowo Subianto/RMOL

Global

Prabowo Sambut PM Li Qiang di Istana, Siap Perkuat Kerja Sama Bilateral

MINGGU, 25 MEI 2025 | 11:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyambut kedatangan Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, beserta rombongan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 25 Mei 2025.

Dalam sambutannya jelang pertemuan bilateral, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya hubungan kedua negara.

“Perdana menteri berserta rombongan yang terhormat, sekali lagi saya ucapkan selamat datang di Jakarta, ibukota Indonesia, dan saya ingin sekali lagi menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikan kepada kami menerima kunjungan Yang Mulia di Istana Merdeka,” ucap Prabowo.


Menurutnya, kunjungan ini bukan hanya simbol persahabatan yang erat antara pemerintah kedua negara, tetapi juga antara rakyat Indonesia dan Tiongkok. 

“Ini suatu kunjungan yang sangat penting menurut kami karena kunjungan Yang Mulia menegaskan persahabatan yang baik, erat antara Tiongkok dan Republik Indonesia, dan juga lebih penting antara rakyat Tiongkok dan Indonesia. Kita menandai 75 tahun hubungan diplomatik juga tahun ini 70 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung,” tambahnya.

Sementara itu, PM Li Qiang menyampaikan rasa senangnya dapat melakukan kunjungan resmi ini, sekaligus menyampaikan salam dari Presiden Xi Jinping.

“Yang terhormat Presiden Prabowo, saya sangat senang dapat melakukan kunjungan resmi ke Indonesia atas undangan Anda, pada kesempatan peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Indonesia,” kata Li Qiang.

Li menekankan pentingnya konsensus yang telah dicapai kedua pemimpin dalam pertemuan sebelumnya, yang membawa hubungan kedua negara ke tingkat sejarah baru. 

“Selama kunjungan Yang Mulia Presiden ke Tiongkok pada bulan November tahun lalu, kedua kepala negara kita mencapai konsensus penting tentang pembangunan komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama yang memiliki pengaruh regional dan global,” jelasnya.

Lebih lanjut, Li menyebutkan bahwa kunjungannya kali ini bertujuan membahas berbagai kerja sama bilateral yang diharapkan semakin mempererat hubungan kedua negara. 

“Tujuan kunjungan saya kali ini adalah untuk membahas kerja sama dengan pihak Indonesia di berbagai bidang terkait,” kata dia. 

Berdasarkan pantauan, PM Li Qiang tiba di kompleks Istana Merdeka, Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangannya dikawal oleh pasukan berkuda dan rombongan motor polisi. 

Ratusan siswa sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA juga antusias menyambut kunjungan PM Tiongkok. Mereka menggoyangkan bendera Indonesia dan Tiongkok yang dipegang, sambil menyerukan ucapan selamat datang saat konvoi kendaraan Li Qiang memasuki kawasan Istana. 

Sebelum memasuki Istana, Presiden RI dan PM Tiongkok melangsungkan upacara penyambutan di halaman depan istana. 

Lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan, diiringi dentuman meriam yang menggema beberapa kali.

Selanjutnya, Prabowo dan Li Qiang melakukan inspeksi pasukan, berjalan menyusuri karpet biru. Upacara ditutup dengan sesi perkenalan pejabat masing-masing negara.

Adapun delegasi Indonesia yang ikut menyambut yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie.

Kemudian ada Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Wakil Menteri Luar Negeri Armanatha Nassir, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya