Berita

Ketua Umum Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh/Ist

Politik

Perempuan Bangsa PKB Bidik 100 Titik Kaderisasi Nasional

MINGGU, 25 MEI 2025 | 11:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), DPP Perempuan Bangsa menggelar rapat kerja yang diikuti jajaran pengurus pusat periode 2024-2029.

Ketua Umum Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh menegaskan, Perempuan Bangsa memiliki semangat kebersamaan dan terbuka untuk semua golongan. 

"Kita menggelar acara ini karena mulai tanggal 1 Juni kaderisasi Perempuan Bangsa akan kita mulai di Jateng, Jabar, Jatim, DKI, Lampung, DIY, dan DPW-DPW Perempuan Bangsa lainnya," kata perempuan yang akrab disapa Ninik itu lewat keterangan resminya, Minggu 25 Mei 2025.


DPP Perempuan Bangsa sejauh ini sudah melatih 12 instruktur kaderisasi. Namun ini akan terus bertambah dan menargetkan minimal 100 titik kaderisasi.

"Karena itu sebelum kita melakukan kaderisasi di tingkat DPW, maka kita perlu melakukan kaderisasi dulu di tingkat DPP," kata Ninik.

Perempuan Bangsa berkomitmen akan terus meningkatkan perannya di masyarakat. Maka dari itu, para instruktur kaderisasi dituntut harus berkompeten.

"Jangan sampai ada yang tidak lulus, jangan sampai ada yang tidak dapat sertifikat, kalau tidak lulus tentu tidak bisa lanjut menjadi instruktur di kaderisasi selanjutnya, dan tentu kita akan kekurangan instruktur," kata Ninik.

Selanjutnya, Dewan Pembina DPP Perempuan Bangsa Siti Masrifah mengapresiasi seluruh jajaran pengurus yang telah berupaya bekerja maksimal, terutama dalam hal kaderisasi.

"Kita tahu selama ini perempuan kerap diperankan sebagai konco wingking, tapi di perempuan bangsa tidak, peran kita strategis dan kuat," kata Chifa, sapaan Siti Masrifah.

Perempuan Bangsa juga memiliki peran penting dalam menyiapkan kemenangan PKB dengan barisan kader yang militan. Serta menambah kursi perempuan yang duduk di parlemen, baik tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun tingkat nasional.

"Kaderisasi adalah panggilan ideologis. Raker dan kaderisasi ini memang dua hal yang paling sulit digelar sebuah organisasi, karena keduanya adalah jantung organisasi. Jadi saya minta kita semua serius mengikuti acara hari ini," pungkas Ketua DPP PKB bidang Perempuan dan Anak itu.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya