Berita

Kepala BNN Kota Cimahi, Yulius Amra /Dok Pribadi

Nusantara

Peran Penting Ayah dalam Mencegah Anak Terjebak Pergaulan Bebas dan Narkoba

MINGGU, 25 MEI 2025 | 04:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kehadiran figur ayah sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter anak dinilai sangat penting seiring masifnya tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari pergaulan bebas hingga ancaman penyalahgunaan zat terlarang.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi, Yulius Amra menyatakan, peran ayah tidak terbatas pada fungsi ekonomis semata, tetapi juga figur panutan dan pembimbing utama bagi anak. Ayah ibarat "nakhoda kapal keluarga" yang bertanggung jawab mengarahkan anak menuju masa depan lebih baik.

"Kalau anak terlibat dalam pergaulan yang tidak benar, itulah peran ayah sangat penting," ucap Yulius saat dihubungi RMOLJabar, Sabtu, 24 Mei 2025.


Ia menilai, keterlibatan ayah secara aktif dalam komunikasi, kasih sayang, serta pengawasan dapat menjadi benteng utama untuk melindungi anak dari pengaruh lingkungan yang merusak.

Selama ini, lanjutnya, masih banyak keluarga yang menyerahkan tanggung jawab pengasuhan sepenuhnya pada ibu. Padahal, keterlibatan emosional dan intelektual ayah sama pentingnya.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan ibu dalam pola asuh. Ayah juga harus hadir bukan hanya secara fisik, tapi juga emosional dan intelektual," terangnya.

BNN Kota Cimahi turut menyoroti keberadaan tempat-tempat berkumpul yang rentan disalahgunakan pelajar, seperti "warung bunda" di kawasan Kalidam. Ia menyebut tempat tersebut sering dijadikan lokasi bolos sekolah, bahkan diduga menyediakan minuman keras dan ruangan tertutup.

"Warung bunda itu menjadi tempat yang rawan, dan banyak orang tua tidak sadar bahwa anak-anak mereka tidak berada di sekolah seperti yang dikira," kata Yulius.

Fenomena tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan anak dari semua lini, baik sekolah, masyarakat, maupun keluarga. Karena itu, Yulius menegaskan, keterlibatan orangtua, khususnya ayah, semakin penting untuk memutus rantai kenakalan remaja.

"Peran orang tua terutama ayah menjadi semakin krusial dalam memutus mata rantai kenakalan remaja," tegasnya.

Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja tidak bisa hanya dilakukan BNN. Inisiatif Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cimahi menjadi salah satu mitra penting dalam menyuarakan urgensi penguatan peran keluarga.

"Program-program pemberdayaan keluarga yang melibatkan ayah sebagai aktor utama dalam pendidikan anak harus terus didorong," ujar Yulius.

Berdasarkan catatan DP3AKB, banyak ayah belum menyadari mereka memiliki posisi strategis, terlebih di era digital yang membuka akses luas bagi anak-anak terhadap informasi dan pergaulan, baik positif maupun membahayakan.

Dalam konteks tersebut, Yulius juga mengajak para remaja untuk lebih fokus pada masa depan dan menjauhi hal-hal yang bisa merusak diri mereka, seperti geng motor liar dan pergaulan bebas.

"Belajar dengan baik, berikan kebanggaan kepada orang tua supaya menjadi anak-anak generasi emas 2045. Buatlah kreativitas dan inovasi. Hindarilah pergaulan yang tidak benar," pungkasnya.

Seruan tersebut bukan sekadar ajakan formalitas, tetapi panggilan nyata untuk membangun kesadaran kolektif, di mana keluarga dengan ayah yang hadir dan terlibat secara aktif adalah benteng utama dalam mencegah kehancuran generasi muda.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya