Berita

Anggota Komisi XII DPR RI , Yulian Gunhar/Istimewa

Politik

Yulian Gunhar: Negara Harus Tata Ulang Subsidi Energi

MINGGU, 25 MEI 2025 | 00:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota Komisi XII DPR RI , Yulian Gunhar, mendesak pemerintah untuk menata ulang kebijakan subsidi energi secara menyeluruh. Ia menilai mekanisme distribusi subsidi saat ini belum sepenuhnya tepat sasaran dan lemah dari sisi  pengawasan.

Menurut Gunhar, alokasi subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai angka yang sangat besar. Pada 2024, pemerintah menganggarkan sekitar Rp330 triliun untuk subsidi energi. Anggaran tahun 2025 pun tetap tinggi, yaitu sebesar Rp 203,4 triliun. Rinciannya, subsidi BBM dan LPG sebesar Rp113,6 triliun serta subsidi listrik Rp90,2 triliun.

“Ini angka yang luar biasa besar. Untuk BBM saja, subsidi mencapai Rp26,7 triliun untuk 19,41 juta kiloliter, terdiri dari minyak tanah dan solar. Sementara LPG mencapai 8,2 juta metrik ton, bahkan melebihi pagu anggaran tahun ini sebesar Rp85,6 triliun,” ujar Gunhar di Jakarta, Sabtu 24 Mei 2025.


Namun, lanjut Legislator Fraksi PDIP ini, besarnya alokasi anggaran tersebut tidak serta-merta menjamin ketepatan sasaran subsidi.

“Kita harus jujur bahwa masih banyak masalah dalam pelaksanaannya. Misalnya, sekitar 100 ribu orang kehilangan pekerjaan dalam lima bulan terakhir. Mereka ini mungkin awalnya tidak termasuk penerima subsidi, tapi kini bisa jadi layak menerima. Masalahnya, akurasi data kita masih lemah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa penyaluran subsidi masih bergantung pada sistem pendaftaran berbasis KTP, bukan verifikasi yang menyeluruh dan real time terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat. 

“Ini menunjukkan masih ada yang keliru. Ketika orang yang seharusnya mampu justru menikmati subsidi, maka keadilan sosial sedang dilanggar,” ujarnya.

Dari sisi teknologi, Gunhar mencermati upaya digitalisasi subsidi lewat aplikasi MyPertamina. Dalam paparan Pertamina, LPG 3 kg kini sudah 100 persen menggunakan NIK, Biosolar 100 persen menggunakan QR, dan Pertalite 99,98 persen juga lewat QR.

“Digitalisasi ini tentu punya tujuan baik. Tapi pelaksanaannya harus kita evaluasi. Apakah aplikasi MyPertamina memberi dampak positif atau malah menambah beban operasional? Apakah ini memudahkan rakyat atau justru mempersulit akses terhadap subsidi? Yang jelas, masih banyak keluhan mengenai efektifitas mekanisme ini," katanya.

Baginya, isu subsidi bukan semata hubungan antara pangkalan dan agen distribusi, tapi menyangkut prinsip keadilan sosial  yang diamanatkan konstitusi.

“Kita harus kembali pada prinsip itu. Subsidi harus menjadi alat pemerataan dan perlindungan sosial, bukan celah penyimpangan,” tutup Gunhar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya