Berita

Siswa sekolah di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur/Ist

Nusantara

Sekolah di Pulau Rote Sambut Gembira MBG, Kepsek SD Inpres: Sampah Plastik Jajanan Berkurang

SABTU, 24 MEI 2025 | 16:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hadir langsung menjangkau anak-anak di seluruh wilayah tanah air, salah satunya di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Di kabupaten yang terletak di ujung selatan Indonesia ini, program MBG ini telah memberikan manfaat nyata.

Di SD Inpres 2 Baa, sebanyak 265 siswa menyambut dan menerima makanan sehat serta bergizi setiap pagi, tepat pukul 9.00 WITA.


Adapun menu yang disajikan lengkap dan seimbang, mulai dari nasi, sayuran, lauk protein hewani seperti ayam, ikan, atau telur, protein nabati seperti tahu dan tempe, hingga buah-buahan segar.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Rote Ndao, Taufiq Umar memastikan bahwa makanan yang disajikan telah memenuhi standar gizi dan kebersihan.

Proses penyiapan dilakukan dengan cermat sejak pemilihan bahan baku, pengolahan di dapur, hingga pengecekan akhir oleh tenaga ahli gizi sebelum dibagikan ke sekolah.

"Kita selalu menjaga kebersihan, dapur, personil, maupun bahan baku yang datang. Terus sebelum pendistribusian, sampai itu dicoba oleh ahli gizi,” jelas Taufiq dalam keterangan tertulis, Sabtu, 24 Mei 2025.

Kepala UPTD SD Inpres 2 Baa, Tin Marlyn Lusi mengungkapkan bahwa program ini membawa banyak keuntungan yang dirasakan langsung oleh siswa dan keluarga.

"Kami sangat berterima kasih, karena kami sangat merasakan keuntungan, yang pertama untuk siswa, siswa itu sejak hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis sampai dengan Jumat, itu mereka tidak lagi membawa bekal dari rumah," ujar Tin.

Selain menumbuhkan kebiasaan makan sehat, Tin menyampaikan, program ini juga membawa dampak sosial dan ekonomi.

Sebab, anak-anak tidak lagi jajan sembarangan, dan uang jajan yang biasa disiapkan orang tua kini bisa dialihkan untuk kebutuhan lain.

"Bahkan lebih terlihat nyata dari sisi lingkungan, sampah plastik dari jajanan di sekolah pun semakin berkurang," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya