Berita

Presiden Prabowo Subianto saat kunjungi SDN 05 Jati, Rawamangun, Jakarta, Senin, 3 Februari 2025/Ist

Bisnis

Target Penerima MBG Meningkat jadi 82,9 Juta Orang hingga akhir Tahun Ini

SABTU, 24 MEI 2025 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah bakal menambah alokasi anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bila target penerima tercapai.

Kementerian Keuangan mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran tambahan Rp100 triliun untuk program ini yang ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada kuartal IV 2025. 

"Di APBN, kami siap menyiagakan untuk kebutuhan tambahan anggaran seperti yang telah disampaikan, yaitu sebesar Rp100 triliun, jika memang akan terlaksana 82,9 juta penerima selama kuartal IV-2025," terang Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2025 di Jakarta, dikutip Sabtu 23 Mei 2025. 


Ia mengungkapkan, hingga 21 Mei 2025, Program MBG tercatat menjangkau 3,98 juta penerima manfaat yang dilayani oleh 1.386 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)/dapur umum. 

"Penyaluran itu menggunakan dana APBN senilai Rp3 triliun," jelas Suahasil. 

Anggaran MBG terus meningkat seiring bertambahnya penerima manfaat, dari Rp1,05 triliun untuk 2.742 penerima manfaat pada Maret hingga Rp 2,37 triliun untuk 3.265 penerima manfaat pada April. 

Target penerima MBG meningkat dari target awal 17,9 juta orang menjadi 82,9 juta orang hingga Desember 2025. Penyerapan anggaran akan bertahap sesuai target penerima, mulai dari Rp 4,7 triliun pada Juni hingga Rp 116 triliun pada Desember.

Badan Gizi Nasional (BGN) mengajukan tambahan anggaran Rp50 triliun agar target 82,7 juta penerima manfaat tercapai hingga Desember 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya