Berita

Puluhan UMKM binaan Pertamina mendapat pelatihan kesiapan ekspor ke pasar global/Ist

Bisnis

Pertamina Tempa 30 UMKM jadi Eksportir Tangguh

JUMAT, 23 MEI 2025 | 15:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) difasilitasi pelatihan kesiapan ekspor ke pasar global oleh PT Pertamina (Persero).

Pelatihan ini telah dimulai sejak 21 sampai 23 Mei 2025 melibatkan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan. 

Adapun program ini merupakan wujud kontribusi Pertamina mendorong perekonomian di Tanah Air. UMKM dimotivasi untuk lebih adaptif dan kompetitif, bahkan berani maju.


Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso meyakini, UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi bisa mendorong ekonomi Indonesia lebih baik.  

"Ini adalah komitmen kami untuk Indonesia yang lebih kuat di pasar global,” tutur Fadjar dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 23 Mei 2025.

Pelatihan tersebut mengusung tema "Dari Lokal ke Global” untuk membekali pelaku UMKM dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan praktis terkait ekspor.

Materi yang diberikan meliputi strategi memulai ekspor, prosedur dan dokumen ekspor-impor, hingga teknik negosiasi dan penyusunan kontrak dagang.

Selain itu, pengemasan produk yang menarik untuk pasar global, penentuan harga, serta strategi digital marketing dan pencarian pembeli internasional. Peserta juga mengikuti simulasi ekspor-impor dan kunjungan lapangan untuk pemahaman yang lebih aplikatif.

Program ini sejalan dengan Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif. 

"Melalui pelatihan ini, Pertamina mendorong UMKM tidak tumbuh di dalam negeri saja, namun juga mampu bersaing dan berkontribusi di pasar global," pungkasnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya