Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/RMOL

Dunia

Kemlu Konfirmasi Kehadiran Prabowo di KTT ASEAN Malaysia

JUMAT, 23 MEI 2025 | 14:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada 23-27 Mei 2025 mendatang. 

Kehadiran Prabowo ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Indonesia terhadap ASEAN di bawah kepemimpinannya.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu RI, Sidharto R. Suryodipuro, menyampaikan bahwa Indonesia telah menjadwalkan kehadiran Presiden Prabowo di dua KTT ASEAN tahun ini.


“Presiden sudah dijadwalkan menghadiri dua KTT ASEAN tahun ini, besok (23-27 Mei) dan nanti di akhir Oktober,” ujar Sidharto dalam sebuah pernyataan yang dikutip redaksi pada Jumat, 23 Mei 2025.

Sidharto membantah anggapan yang menyebut bahwa Indonesia tidak lagi memberi perhatian pada ASEAN. Menurutnya, Prabowo justru menunjukkan kepedulian tinggi terhadap organisasi kawasan tersebut.

“Hal itu sekaligus mematahkan pernyataan atau pun pandangan bahwa ‘Indonesia tak lagi memerhatikan ASEAN’ di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini,” tegasnya.

Sidharto menjelaskan bahwa sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2019 hingga 2024, Prabowo telah memahami dinamika ASEAN. Bahkan, sebelum resmi menjabat sebagai presiden, Prabowo telah mengunjungi seluruh negara anggota ASEAN kecuali Myanmar.

"Dalam setiap pertemuan tersebut, (Prabowo) pasti berjumpa dengan pemimpin negara, dan beliau menggarisbawahi pentingnya ASEAN,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan Indonesia di ASEAN merupakan tradisi diplomatik yang terus dijaga antar pemerintahan.

“Tradisi terkait kepentingan Indonesia adalah memastikan kawasan Asia Tenggara yang stabil itu adalah suatu keberlanjutan terus menerus dari pemerintah hingga pemerintah yang sekarang,” ungkap Sidharto.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya