Berita

Tahapan normalisasi Sungai Ciliwung/Ist

Nusantara

DPRD DKI Dorong Pembebasan Lahan Bantaran Ciliwung Dipercepat

KAMIS, 22 MEI 2025 | 23:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Komisi D DPRD DKI Jakarta mendukung Pemprov DKI melakukan percepatan normalisasi Sungai Ciliwung untuk mengatasi persoalan banjir.

Salah satu langkah yang tengah didorong adalah merampungkan pembebasan lahan sepanjang 16,52 kilometer di bantaran sungai tersebut.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Muhammad Idris, mengatakan anggaran sebesar Rp182,7 miliar yang diajukan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan 2025 harus diprioritaskan untuk program normalisasi. 


Idris menekankan pentingnya percepatan pembebasan lahan agar target penyelesaian pada 2027 bisa tercapai.

“Itu menjadi prioritas anggaran. Pembebasan lahan untuk Program Normalisasi Sungai Ciliwung harus selesai pada 2027,” kata Idris kepada wartawan, Kamis 22 Mei 2025.

Politikus Partai Nasdem itu berharap, alokasi anggaran yang diajukan tidak hanya berorientasi pada serapan belanja daerah, melainkan juga betul-betul dapat melayani masyarakat, khususnya mereka yang terdampak program tersebut. 

“Perencanaan harus matang dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan serta kebutuhan di lapangan,” kata Idris.

Plt Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menjelaskan, usulan tambahan anggaran itu bertujuan untuk mendukung percepatan program normalisasi yang telah ditargetkan rampung dua tahun mendatang. 

Menurut Ika, langkah tersebut sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum Doddy Hanggodo, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid.

“Mohon berkenan, anggaran tersebut tetap akan kami sesuaikan dengan kemampuan penyerapan hingga akhir 2025,” kata Ika.

Program normalisasi Sungai Ciliwung merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir di Jakarta melalui pelebaran, pengerukan, serta penataan bantaran sungai. Proyek ini sempat tertunda beberapa tahun akibat kendala pembebasan lahan di sejumlah titik.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya