Berita

Demo mahasiswa membawa narasi "Indonesia Gelap", Senin, 17 Februari 2025/RMOL

Politik

Indonesia Gelap Digoreng Pembenci Presiden Prabowo

KAMIS, 22 MEI 2025 | 14:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Narasi “Indonesia Gelap" yang masih kerap digaungkan di ruang publik dinilai tidak berdiri atas dasar objektivitas.

Ketua Umum Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (PP Tidar), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bahkan beberapa waktu lalu menyebut narasi itu sengaja digoreng kelompok kontra kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Indonesia Gelap adalah sebuah narasi yang memang digelontorkan dan dikompori oleh pihak-pihak mungkin tidak suka dengan kepemimpinan dari Bapak Prabowo,” ujar Rahayu dikutip redaksi, Kamis, 22 Mei 2025.


Dikhawatirkan, narasi Indonesia Gelap bisa memperkeruh suasana di masa transisi pemerintahan yang sedang fokus pada fondasi pembangunan jangka panjang.

Publik, khususnya anak-anak muda memang dianjurkan bersikap kritis. Namun, sikap kritis ini perlu dibarengi dengan rasionalitas agar tidak mudah termakan provokasi bagi kemajuan bangsa.

Soal visi Presiden Prabowo, politisi Gerindra ini menilai sudah dipikirkan secara matang oleh pemerintah melibatkan para pakar ekonomi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Ia lantas menyinggung beberapa program prioritas Prabowo, seperti ketahanan pangan, pengembangan sektor agro, pembangunan perumahan, hingga program makan bergizi gratis.

Beragam program tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja yang luas bagi generasi muda.

“Kita ingin melihat lapangan pekerjaan yang sudah dijanjikan pasti akan terjadi, lewat ketahanan pangan, sektor agro, perumahan, maupun program makan bergizi gratis,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia berharap anak-anak muda tidak larut dalam narasi gelap yang menyesatkan. Sebaliknya, pemuda harus terus berkontribusi aktif sesuai kapasitas masing-masing demi mendorong pertumbuhan nasional.

“Mari kita lakukan bagian kita masing-masing dan kita percayakan untuk ekonomi makro kepada Bapak Prabowo,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya