Berita

Peta lokasi gempa bumi Kreta sebagaimana yang dijelaskan oleh Survei Geologi Amerika Serikat/Mirror

Dunia

Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Yunani, Getaran Terasa Hingga Israel

KAMIS, 22 MEI 2025 | 14:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncang wilayah laut di utara Kreta, Yunani, pada Kamis pagi waktu setempat, 22 Mei 2025.

Mengutip laporan Institut Geodinamika Observatorium Nasional Athena, pusat gempa terletak sekitar 56 kilometer di utara Neapolis, di lepas pantai timur pulau tersebut, dengan kedalaman fokus sekitar 60,3 kilometer.

Meski dirasakan cukup kuat di wilayah Attica, Peloponnese, dan sejumlah pulau di Kepulauan Cyclades, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan material yang signifikan.


Laporan Times of Israel menyebut getaran akibat gempa bumi di wilayah Yunani tersebut juga ikut dirasakan oleh warga Israel di Haifa, Yerusalem, Holon, dan Beersheba.

Presiden Organisasi Perencanaan dan Perlindungan Seismik Yunani (OASP), Efthimios Lekkas menekankan bahwa kedalaman gempa yang cukup dalam menunjukkan risiko tsunami yang rendah. 

“Ini adalah gempa bumi berkedalaman menengah. Risiko tsunami sangat kecil dan kemungkinan kerusakan di Kreta pun minimal,” jelasnya, seperti dimuat Greek Reporter.

Senada dengan itu, direktur penelitian di Institut Geodinamika, Thanasis Ganas,  menyebutkan bahwa gempa ini adalah gempa biasa pada kedalaman menengah, dan memprediksi hanya akan ada sedikit gempa susulan, meski getarannya dirasakan di area yang luas.

Tak lama setelah gempa utama, sekitar lima belas menit kemudian, terjadi gempa susulan berkekuatan 3,1 magnitudo di area yang sama, tepatnya 53 kilometer di utara Neapolis Lasithi, dengan kedalaman 59,4 kilometer.

Menanggapi kekhawatiran warga mengenai potensi kaitan antara gempa Kreta dan aktivitas seismik yang terjadi baru-baru ini di Santorini dan Turki, Lekkas menegaskan bahwa sama sekali tidak ada korelasi dengan aktivitas seismik di Santorini atau Turki. Konteks geologisnya sangat berbeda.

Ia menjelaskan bahwa gempa di Kreta terjadi di busur Yunani, sedangkan gempa di Santorini disebabkan aktivitas vulkanik, dan gempa Turki berkaitan dengan patahan Anatolia.

Sebelumnya, pada awal Mei, gempa dengan kekuatan serupa juga tercatat di wilayah yang tidak jauh dari lokasi ini, menimbulkan gangguan dan memicu peringatan tsunami, terutama dirasakan di Kreta dan Rhodes.

Rentetan gempa kecil juga sempat mengguncang wilayah Santorini dan kepulauan Cyclades sejak awal tahun 2025, membuat ribuan warga mengungsi.

Sebagai negara yang berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik, Yunani kerap mengalami gempa bumi. Namun, dengan sistem pemantauan yang canggih dan tanggap darurat yang terlatih, negara ini terus berupaya meminimalkan risiko bagi penduduknya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya