Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Eropa: Sektor Ritel dan Barang Mewah Anjlok

KAMIS, 22 MEI 2025 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup bervariasi di tengah keuntungan besar sektor teknologi. 

Saham produsen chip Jerman, Infineon, melesat  2,3 persen setelah mengatakan akan bekerja sama dengan Nvidia untuk mengembangkan chip bagi sistem pengiriman daya baru dalam pusat data AI. Namun, sektor ritel membebani pasar. 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,04 persen atau 0,20 poin menjadi 553,82 pada penutupan perdagangan Rabu 21 Mei 2025 Waktu setempat. 


Bursa regional utama berakhir variatif. Di Jerman, Indeks DAX menguat 0,36 persen atau 86,29 poin menjadi 24.122,40. 

FTSE 100 Inggris naik 0,06 persen atau 5,34 poin menjadi 8.786,46. CAC Prancis melemah 0,40 persen atau 31,93 poin menjadi 7.910,49.

Saham luxury brand, seperti LVMH , Hermes, dan Kering, jatuh lebih dari 2 persen setelah kelompok barang mewah Chanel melaporkan penyusutan 4,3 persen dalam penjualan tahunan.

Sementara itu, data menunjukkan inflasi Inggris melonjak lebih dari ekspektasi pada April, termasuk di sejumlah area utama yang diawasi ketat oleh Bank of England, yang mempersulit jalannya menuju pemotongan suku bunga secara bertahap.

Morgan Stanley menaikkan pandangannya tentang sektor perbankan Eropa menjadi "menarik", dengan mengutip potensi laba yang lebih baik dari peningkatan imbal hasil yang berkelanjutan. Indeks perbankan Eropa termasuk di antara sektor dengan kinerja terbaik tahun ini.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya