Berita

Jemaah haji Indonesia/Ist

Global

Jemaah Diminta Kurangi Aktivitas Berat Jelang Puncak Haji

Waspada Cuaca Ekstrem hingga 50 Derajat Celsius
KAMIS, 22 MEI 2025 | 02:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dua pekan menjelang puncak ibadah haji 1446 Hijriah, pemerintah mengimbau jemaah haji Indonesia untuk mulai membatasi aktivitas fisik berat. 

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Akhmad Fauzin mengatakan, penting menjaga stamina jemaah menghadapi puncak ibadah yang diperkirakan berlangsung awal Juni 2025.

“Gunakan waktu yang tersisa untuk menyiapkan diri sebaik-baiknya. Kurangi kegiatan tambahan seperti ziarah keluar kota atau umrah sunah berulang,” kata Fauzin dalam keterangannya, Rabu 21 Mei 2025.


Fauzin mendorong jemaah untuk memperbanyak mengikuti bimbingan manasik yang diselenggarakan di pemondokan. 

Menurutnya, manasik merupakan bekal penting, bukan sekadar pengulangan, agar jemaah memahami tata cara ibadah dengan benar.

Selain menjaga energi, Fauzin juga mengingatkan kondisi cuaca ekstrem di Makkah yang diperkirakan mencapai 45 hingga 50 derajat Celsius saat puncak haji. 

Karena itu, Fauzin menyarankan agar jemaah mempertimbangkan salat fardu di masjid hotel jika fisik tidak memungkinkan untuk beribadah ke Masjidil Haram.

“Yang penting ibadah tetap terlaksana, kesehatan tetap terjaga,” kata Fauzin.

Imbauan ini juga ditujukan kepada keluarga jemaah di Tanah Air. Fauzin meminta agar mereka turut mengingatkan orang tua atau kerabatnya di Tanah Suci untuk tidak memaksakan diri, terutama yang lanjut usia.

“Dukungan dari keluarga di rumah sangat berarti bagi jemaah,” pungkas Fauzin.




Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya