Berita

Ilustrasi Pekerja Anak/RMOL

Politik

KPAI Dorong Pemerintah Ratifikasi ILO 189 Lewat RUU PPRT

RABU, 21 MEI 2025 | 17:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong pemerintah dan parlemen segera meratifikasi ILO 189 lewat disahkannya RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) yang saat ini sedang digodok DPR.

Ketua KPAI Ai Maryati Solihah memastikan bahwa RUU PPRT ini harus sangat layak anak, dalam artian perlindungan anak harus diutamakan dalam undang-undang tersebut, termasuk soal pekerja rumah tangga di bawah umur. 

“Yang kedua konvensi ILO, tentang batasan usia minimum dan jenis-jenis pekerjaan terburuk. Jadi itu yang kami pastikan juga, sehingga anak-anak Indonesia yang di usia 18 tahun ke bawah itu tidak lagi masuk dalam pekerjaan anak, terutama PRT anak,” kata Ai Maryati Solihah usai rapat dengar pendapat bersama Baleg DPR RI membahas RUU PPRT, Rabu, 21 Mei 2025.


Ai menerangkan di Indonesia banyak keragaman dalam aturan pekerja rumah tangga ini, salah satunya soal tidak ada rekrutmen dari yayasan penyalur  yang kualifikasi utamanya adalah batas usia.

Dalam pembahasan dengan Baleg hari ini, KPAI dan DPR menyepakati perlu ada regulasi tentang batas usia pekerja rumah tangga agar tidak ada upaya eksploitasi anak. 

“Ini menjadi kesepakatan bersama di tingkat legislasi dan juga asosiasi penyelenggara penyalur rumah tangga, pekerja rumah tangga,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya