Berita

Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025/RMOL

Politik

Prabowo Aktor Utama Transformasi Demokrasi di Indonesia

RABU, 21 MEI 2025 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto dianggap sebagai aktor utama dalam transformasi demokrasi politik menuju demokrasi ekonomi di Indonesia. 

Hal ini disampaikan Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari dalam Sarasehan Aktivis Lintas Generasi bertajuk Dari Demokrasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi, yang digelar di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025.

Qodari menyoroti perbedaan signifikan antara situasi Indonesia pada 1998 dan 2025. Menurutnya, perubahan utama terjadi pada sosok aktor politik. 


"2025 presidennya Prabowo Subianto. Siapa Prabowo? Mantan menantu presiden ke-2 RI Soeharto. Mudah-mudahan perubahan aktor ini yang membawa perubahan struktur dan perubahan nilai," kata Qodari.

Ia menyebut Prabowo sebagai jaminan keberlanjutan demokrasi politik karena rekam jejaknya yang panjang dalam proses demokratis. 

"Beliau berproses, memimpin, melakukan perubahan, dengan jalan demokrasi. Dia bersusah payah mendirikan Gerindra tahun 2008. Setahun sebelum pemilu," jelasnya.

"Ikut pemilu berkali-kali 2009, 2014, 2019, baru berhasil menjadi presiden tahun 2024. Berarti Prabowo Demokrat bukan? Pasti seorang Demokrat," tegas Qodari.

Dia menegaskan, terpilihnya Prabowo sebagai presiden hasil konsistensi dan komitmennya terhadap demokrasi, baik secara politik maupun ekonomi.

"Kalau bukan Demokrat beliau tidak akan menempuh jalan sulit demokrasi," pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya