Berita

Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi/RMOL

Politik

Budi Arie Manyun Ditanya Soal Judol Framing BG hingga Masuk Daftar Reshuffle

RABU, 21 MEI 2025 | 12:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi, enggan berbicara saat disinggung soal pernyataannya di beberapa media yang menyebut bahwa dugaan keterlibatan dirinya di situs web judi online (Judol) merupakan framing dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Budi Gunawan (BG).

Sikap itu ditunjukkan Budi Arie usai melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei 2025.

Awalnya, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu enggan memberikan respons selain materi audiensi dengan KPK. Namun demikian, Budi Arie akhirnya buka suara terkait namanya disebut dalam surat dakwaan perkara judol.


"Gusti Allah mboten sare, Tuhan tidak pernah tidur, selesai," kata Budi Arie kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu siang, 21 Mei 2025.

Namun demikian, saat disinggung soal pernyataan bahwa dugaan keterlibatan dirinya di kasus judol merupakan framing dari BG maupun PDIP seperti yang dimuat di beberapa media, Budi Arie tidak merespons. Dia hanya menunjukkan gestur keengganannya untuk menjawab dengan cara memanyunkan bibirnya dan menggerakkan telapak tangannya seperti menolak.

Sikap yang sama juga ditunjukkan Budi Arie ketika disinggung soal namanya masuk dalam daftar menteri Kabinet Merah Putih (KMP) yang akan di-reshuffle Presiden Prabowo Subianto.

Budi Arie hanya mau menjawab saat ditanya terkait pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan siap kembali memeriksa Budi Arie di kasus judol.

"Lagu lama kaset rusak ya, itu saja tuh dikutip tuh, lagu lama kaset rusak," pungkas Budi Arie.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya