Berita

Logo PDIP/RMOL

Politik

Kongres Molor, PDIP Fokus Pantau Proses Hukum Hasto

RABU, 21 MEI 2025 | 10:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga kini belum menetapkan jadwal pasti pelaksanaan kongres. Salah satu agenda utama dalam kongres tersebut adalah pemilihan ketua umum.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut ada beberapa kemungkinan alasan di balik mundurnya jadwal kongres. Menurutnya, PDIP kemungkinan besar sedang melakukan pemulihan dan konsolidasi pasca Pemilu 2024.

“Semua partai politik pasti mengalami kelelahan usai menghadapi pemilu serentak, baik pilpres, pileg, maupun persiapan Pilkada. Bisa jadi PDIP butuh waktu untuk menyusun kembali kekuatan politiknya sebelum menggelar kongres,” kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Rabu 21 Mei 2025.


Selain itu, Adi menduga partai berlambang banteng moncong putih itu juga tengah mencermati proses hukum yang sedang dihadapi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. 

Menurutnya, Hasto adalah tokoh penting di internal partai sehingga proses hukumnya turut menjadi pertimbangan dalam penjadwalan ulang kongres.

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga menilai tidak adanya urgensi mendesak bisa menjadi alasan PDIP belum menggelar kongres. 

"Pemilu baru saja selesai tahun lalu. Tidak ada faktor kegentingan yang memaksa PDIP segera melakukan kongres,” ujarnya.

Di sisi lain, Adi menyebut arah politik PDIP tampaknya sudah jelas, termasuk terkait siapa yang akan kembali memimpin partai. Ia menilai besar kemungkinan Megawati Soekarnoputri akan kembali menjabat sebagai ketua umum.

“Satu-satunya yang mungkin ditunggu publik adalah siapa pengganti Hasto di posisi Sekjen,” katanya.

Adi juga tidak menutup kemungkinan mundurnya kongres berkaitan dengan penyesuaian waktu dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut Prabowo kabarnya akan diundang dalam kongres PDIP sebagai simbol relasi baik antara PDIP dan Gerindra.

“Apalagi sudah ada pertemuan antara Megawati dan Prabowo dan elite Gerindra,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya