Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi di Bareskrim Polri/Ist

Hukum

Roy Suryo:

Bareskrim Layak Raih Penghargaan Usai Periksa Jokowi

RABU, 21 MEI 2025 | 03:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dinilai layak memperoleh award atau penghargaan usai meminta klarifikasi Presiden Ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi terkait laporan soal ijazahnya.

Penegasan ini disampaikan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus pakar telematika Roy Suryo dalam wawancara dengan sebuah stasiun televisi swasta, Selasa malam, 20 Mei 2025.

"Kalau boleh kita memberikan award kepada Bareskrim atas pemeriksaan (Jokowi) yang luar biasa cepat," kata Roy Suryo.


Roy Suryo menilai sangat janggal penyidik Bareskrim Polri mampu merampungkan 22 pertanyaan hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

"Saya cek (Jokowi) masuk (Bareskrim Polri) jam 09.47 WIB, keluar 10.42 WIB," kata Roy Suryo.

Dalam hitungan Roy Suryo, satu pertanyaan terhadap Jokowi cuma memakan waktu sekitar dua menit.

"Pertanyaan apa yang bisa diselesaikan dalam dua menit?
Kita kan pernah tahu klarifikasi di Bareskrim," kata Roy Suryo.

Menurut Roy Suryo, khusus untuk saksi ahli, bisa saja pemeriksaan puluhan pertanyaan dalam waktu kurang dari satu jam.

"Sebab untuk saksi ahli pertanyaan dan jawaban sudah dikirim melalui file. Jadi di Bareskrim kita tinggal tanda tangan dan baca lagi," kata Roy Suryo. 

"Biar masyarakat yang menilai kejanggalan pemeriksaan Jokowi," sambungnya.

Usai diperiksa Bareskrim Polri hari ini, Jokowi mengaku dicecar 22 pertanyaan.

"Ada 22 pertanyaan yang tadi disampaikan, ya sekitar ijazah, dari SD, SMP, SMA sampai universitas. Juga yang berkaitan dengan skripsi dengan kegiatan saat mahasiswa. Saya kira di sekitar itu," kata Jokowi di Gedung Bareskrim Polri.

Selain memberi klarifikasi, kedatangannya juga untuk mengambil ijazahnya yang diserahkan ke Bareskrim Polri beberapa waktu lalu untuk diperiksa.

"Hari ini saya mendapatkan undangan dari Bareskrim untuk keterangan atas aduan dari masyarakat pada Bareskrim dan saya memenuhi undangan itu. Sekaligus saya mengambil ijazah lalu diantarkan ke Bareskrim. Sudah saya ambil," kata Jokowi.

Kedatangan Jokowi di Bareskrim Polri untuk memberikan klarifikasi terkait aduan dari Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana soal dugaan ijazah S1 Jokowi palsu.




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya