Berita

Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono/Ist

Nusantara

Kopdes Merah Putih Cegah Fenomena Desa Lansia

Tak Ingin seperti Jepang
RABU, 21 MEI 2025 | 01:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah meningkatnya migrasi pemuda desa ke kota-kota besar, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan inisiatif strategis berupa pembentukan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Program ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja produktif di desa serta mencegah fenomena "desa lansia" sebagaimana terjadi di Jepang.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menjelaskan, Kopdes Merah Putih diyakini akan mengembalikan tingkat kepercayaan para pemuda desa untuk membangun desanya melalui berbagai kegiatan ekonomi produktif dalam ekosistem koperasi. 


Sehingga desa-desa akan menjadi sumber kekuatan ekonomi baru bagi negara karena desa mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri melalui koperasi. 

"Sekarang keadaannya cukup mengkhawatirkan karena pemuda di desa hanya tinggal 40 persen. Kalau kita tidak cepat membuat kegiatan yang produktif di desa, lama-lama di desa hanya orang tua atau lansia seperti di Jepang," kata Ferry saat melakukan sosialisasi Kopdes Merah Putih di hadapan Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) secara hybrid, Selasa 20 Mei 2025.

Minimnya lapangan kerja di desa mendorong masyarakat untuk bergerak ke kota sehingga desa kurang mendapat perhatian dalam pembangunannya. 

Padahal di desa banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan ketika ada kesadaran secara kolektif. Oleh karena itu Presiden Prabowo Subianto ingin agar desa dapat bangkit lebih mandiri sehingga kehidupan masyarakatnya lebih sejahtera. 

Setelah kelembagaan koperasi ini terbentuk, Kemenkop akan melakukan penyempurnaan model bisnisnya. 

Kemenkop juga memberikan keleluasaan bagi para pengurus Kopdes Merah Putih untuk mengembangkan unit bisnisnya sesuai dengan potensi dan karakter dari masing-masing desa. 

"Nanti kami akan mendampingi prosesnya sampai Oktober 2025 secara bertahap. Jadi di luar ketujuh kegiatan inti itu, koperasi bisa menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan potensi desa," tandas Ferry.



Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya