Berita

Kolase Letnan Jenderal TNI Djaka Budi Utama dan logo Bea Cukai/RMOL

Politik

Prabowo Tunjuk Perwira Intelijen Pimpin Bea Cukai

SELASA, 20 MEI 2025 | 16:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Prabowo Subianto akhirnya melakukan perombakan pada jajaran eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal itu sudah diprediksi sebelumnya mengingat kinerja Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai belum menunjukkan performa optimal dalam mendongkrak pendapatan negara.

Bimo Wijayanto ditunjuk sebagai Dirjen Pajak menggantikan Suryo Utomo. Sementara Letnan Jenderal TNI Djaka Budi Utama dipercaya sebagai Dirjen Bea Cukai menggantikan Askolani.


Kedua sosok tersebut sebelumnya dipanggil Prabowo ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025 sejak pukul 12.30 Wib.

"Untuk pelantikan dan segala macam menunggu arahan dari Ibu Menteri Keuangan," kata Bimo kepada wartawan.

"Saya diberi mandat nanti sesuai arahan Menteri Keuangan akan bergabung dengan Kemenkeu, begitu juga dengan Letjen Djaka," jelasnya.

Bimo sebelumnya merupakan mantan Asisten Deputi Investasi Strategis pada Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Sedangkan Letjen Djaka Budi Utama diduga keluar lewat pintu belakang Istana sehingga tidak bertemu wartawan.

Letjen Djaka merupakan Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara sejak 2024. Sesuai ketentuan UU TNI terbaru, Letjen Djaka harus mengundurkan diri sebagai perwira aktif mengingat jabatan Dirjen Bea Cukai tidak termasuk dalam 15 lembaga/instansi yang boleh dijabat TNI aktif.

Ia merupakan jebolan AKMIL 1990 yang memulai kariernya di Korps Baret Merah. Berbagai penugasan pernah diembannya seperti Asintel Panglima TNI, Danrem 012 Teuku Umar, Danpusintelad, Kasdam XII Tanjungpura hingga Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam.

Selanjutnya, kedua calon tersebut akan dilantik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya